122 TKA Kerja Di Nagan Raya

Wartawan Minta Tim Gugus Covid-19 Nagan Raya Permudah Aksis Informasi ke Media

Wartawan Minta Tim Gugus Covid-19 Nagan Raya Permudah Aksis Informasi ke Media
Tim Gugus Tugas Covid-19 Nagan Raya saat menggelar Temu Pers di aula Bappeda Nagan Raya, Rabu (2/9).

CAKRADUNIA.CO, Suka Makmue – Wartawan yang bertugas di Nagan Raya minta Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Nagan Raya mempermudah akses informasi terkait Covid-19 kepada awak media yang bertugas di sana.

Dalam temu pers di aula Bappeda Nagan Raya, Rabu (2/11)., Tim Gugus Covid-19 membuka data bahwa di Nagan Raya ada 122 tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di delapan perusahaan besar dan sedang di Nagan Raya selama ini.

“Selama ini sejumlah jurnalis yang bertugas di Nagan Raya mengeluh soal data covid-19. Untuk itu tolong informasinya  terkait Covid-19 Nagan Raya dan TKA dipermudah, sehingga wartawanpun mudah dalam bekerja untuk menyebarkan informasi yang valid ke pada publik di tengah pandemi corona”kata salah seorang wartawan.

Dalam jumpa pers dengan Tim Gugus Nagan Raya, anggota Gugus Covid-19, Ika Suhanas mengatakan, data jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah Nagan Raya. Sesuai data terakhirnya yang tercatat sebanyak 122 orang kini bekerja di delapan perusahaan.

Dengan rincian di PT Meulaboh Power Generation sebanyak 38 orang, PT Central 6 orang dan PT Tianjin 47 orang, PT Fudong 19 orang, PT Geotekindo 5 orang, PT Wei Yee 2 orang, PT Tuanhang 1 dan PT. Junrui 4 orang.

Menurut Ika, terkait jumlah kasus Covid-19  saat ini berada dalam ancaman besar, bila warga tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan bila keluar rumah.

“Bila warga tak ikut protokol kesehatan Nagan Raya dalam ancama besar Covid-19. Untuk sementara jumlah kasus Covid-19  di Nagan Raya sebanyak 36 kasus dan 11 orang diantaranya tenaga kesehatan.

Akibat banyak tenaga medis terpapar covid-19, pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah SIM terpaksa di tutup sementara.

Sampai saat ini, katanya, petugas IGD sudah mengambil sampel swab untuk dilakukan RT PCR sambil isolasi mandiri selama 10 hari. Sedangkan rawat inap tetap buka seperti biasanya.

Konferensi pers tersebut ikut dihadiri Bupati HM Jamin Idham, Kapolres AKBP Risno, Dandim Letkol Inf Guruh Tjahyono, Kajari Dudi Mulyakusuma, Ketua DPRK Jonniadi, Ketua PN Ngatemin, Ketua Mahkamah Syariyah Ikhram Soderi, dan sejumlah kepala dinas. (Agus)

Komentar

Loading...