Warga Taman Firdaus Olah Kulit Kopi Arabika Jadi Teh.

Warga Taman Firdaus Olah Kulit Kopi Arabika Jadi Teh.
Mahasiswa saat membimbing warga Gampong Taman Firdaus, Bener Meriah mempaking hasil olah kulit kopi menjadi teh. Foto For Cakradunia.co

CAKRADUNIA.CO, Bener Meriah – Warga Gampong Taman Firdaus Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, dilatih memanfaatkan limbah kulit kopi Arabika menjadi produk minuman teh.

Pelatihan dilaksanakan oleh mahasiswa prodi Teknologi Industri Pertanian (TIP) dan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Senin, (16/8/2021).

Menurut Ketua   Kelompok Pelatihan, Muhammad Fatahillah, kegiatan pelatihan dilakukan  salah satu Program Kreativitas Mahasiswa - Pengabdian Masyarakat (PKM-PM). Mereka ada 3 orang, terdiri dari mahasiswa Prodi  Teknologi Industri Pertanian (TIP) dan Agribisnis,  Universitas Almuslim.

“Setelah disosialisasi kemudian dilatih bagaimana pemanfaatan limbah kulit kopi Arabika dijadikan produk minuman teh, sampai dengan pengemasan,” kata Muhammad Fatahillah.

Program PKM-PM, tambahnya, bertujuan  untuk memberikan pengetahuan dan inovasi kepada masyarakat tentang teknik pengolahan limbah kulit menjadi produk bermanfaat seperti minuman teh

Dalam pelaksanaan pelatihan mereka didampinggi dosen pendamping, Syahirman Hakim, S.TP., M.Si.

Menurut Syahirman Hakim, kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan  bagi masyarakat khususnya petani kopi,   sebagai salah satu inovasi  untuk memanfaatkan limbah kulit kopi arabika menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga menjadi pendapatan tambahan bagi masyarakat. 

Di Balai Desa Taman Firdaus. Foto For Cakradunia.co

Semengtara, Keuchik Gampong Taman Firdaus, Sudirman mengatakan Gampongnya, merupakan sebuah desa  di Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah mayoritas warga bekerja sebagai petani kopi. 

“Program yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Almuslim, sangat bermanfaat. Apalagi mereka memberikan pengetahuan tentang teknologi pengolah kulit kopi yang selama ini kami buang begitu saja,” jelas Sudirman. 

Dengan ada program ini, tambahnya, sekarang warga sudah ada sedikit pengetahuan, tentang cara bagaimana pengolahan limbah kulit kopi arabika menjadi produk yang bernilai jual tinggi, beserta cara pengemasan.

Warga sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan, karena selama ini mereka belum pernah melihat dan mengetahui bahwa kulit kopi arabika dapat di olah menjadi produk yang sangat bermanfaat.

“Kami tidak tahu, rupanya kulit kopi bisa diolah jadi teh,”Aman Manyak salah seorang peserta senang. 

Dekan Fakultas Pertanian Elfiana, SP.,M.Si, mengucaopakn terimakasih dan  apresiasi pada mahasiswa atas kegiatan ini.

“Semoga pelatihan menjadi sarana  transfer IPTEK dari kampus ke masyarakat dan tumbuhnya semangat masyarakat untuk terus memanfaatkan limbah kulit kopi menjadi penambah ekonomi keluarga masa pandemi,”katanya penuh harap.

Sedangkan Wakil Rektor III Universitas Almuslim, Muliari S.Kel, M.Si mengatakan, agar Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilaksanakan mahasiswa dapat  memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bener Meriah.[re]

Komentar

Loading...