Warga Tak Bisa Berharap ke Pemerintah, Butuh Epiji Rela Antri Berjam-jam

Warga Tak Bisa Berharap ke Pemerintah, Butuh Epiji Rela Antri Berjam-jam
Ibu-ibu sedang antri elpiji 3 Kg di sebuah pangkalan di Kota Meulaboh, Kamis (31/10). Foto/Cakradunia.co/Fitriadilanta

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh – Warga tak bisa berharap banyak kepada pemerintah, karena sampai hari ini untuk mendapatkan epiji 3 kg saja, mereka harus rela antri selama berjam-jam di pangkalan.

Kondisi itu, sudah menjadi pemandangan biasa di kota Meulaboh. Meski banyak pekerjaan di rumah, kaum hawa harus sabar menunggu. Ketika mendapat informasi bahwa ada elpiji yang akan masuk ke pangkalan, mereka langsung memburu di mana lokasinya agar mendapat nomor antrian depan.

Para ibu-ibu tersebut sudah tidak lagi mengeluh dengan kelangkaan gas dalam kota Meulaboh. Selama ini, mereka berpikir bagaimana bisa mendapat gas 3 kg agar bisa masak.

“Capek kita teriak tiap hari pak, namun pemerintah juga tak pernah serius menanggapinya. Ya, mau tak mau harus seperti ini antrian lama,”  ujar Wati salah seorang ibu rumah tangga yang sedang antri menunggu kedatangan gas ukuran ‘belon” tersebut dengan sabar.

Ibu-ibu sedang menunggu kedatangan epiji ke pangkalan di media Jalan Teuku Umar Kota Meulaboh. Foto/Cakradunia.co/Fitriadilanta 

Menurut warga Meulaboh, dimana ada informasi akan ada truk masuk ke pangkalan untuk menurunkan elpiji,  maka pencari gas untuk rumah tangga dan usaha kecil yang didominasi kaum perempuan  sudah pasti datang dan  menunggu  di lokasi tersebut. Bahkan tak jarang, Ibu-ibu rela antri di pinggir jalan yang berdebu.

“Ya pak, kami harus cepat lari ngantri, biar elpijinya dapat. Kalau terlambat ya ngak dapat paaak,” kata ibu Ida yang sedang antri di Jalan Teuku Umar dalam kota Meulaboh setengah berteriak.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...