Warga Protes, Jalur ROW PT Medco E&P Rugikan Petani

Warga Protes, Jalur ROW PT Medco E&P Rugikan Petani
Aminah menunjukkan kekecewaan kepada PT Medco E&P Malaka, akibat pembangunan gorong gorong menggenangi dilahan miliknya dan warga. Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk - Aminah (46) salah seorang pemilik lahan perkebunan yang berada di sisi Right Of Way (ROW) PT Medco E&P Malaka, protes karena lahan perkebunan dan lahan sawah warga sekitar 80 ha terendam air, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Warga protes terhadap tanah longsor dan gorong-gorong pembuangan air PT. Medco E&P Malaka yang terletak di Jln. Right Of Way (ROW) KP 6+700 jalur CPP-Jambo Bale. Tepatnya di Blok Sa Paya Serdang, Gampong Jambo Lubok. Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Senin, (25/1/2021)

Aksi protes Aminah mewakili warga lainnya dalam menyuarakan keinginan warga yang belum diselesaikannya selama ini akibat tergenangnya air dan longsor tanah di lahan pertanian  mereka selama adanya pembangunan RAW PT Medco E&P Malaka.

"Lahan sawah dan kebun kami tak bisa digunakan selama ada jalan Medco, baik untuk tanaman muda atau tanaman keras" ungkap Aminah kesal

.

Tampak pondok dari kejauhan sudah terbengkalain karena warga tidak bisa bertani selama adanya jalur RAW PT Medco E&P Malaka. Foto/cakradunia.co/Rachman

Aminah berharap PT. Medco segera menangani efek gorong gorong air yang dibangun oleh PT. Medco yang airnya mengalir, sehingga lahan warga dapat dimanfaatkan lagi untuk bercocok tanam.

"Selama adanya PT Medco bukannya kami sejahtera. Tapi, sejak adanya Medco ditambah tergenangnya air di lahan yang dulunya untuk kami bersawah saja tidak bisa lagi, akhirnya kami harus mencari penghasilan ketempat lain. Padahal untuk kehidupan kami sehari hari ada disini, " kata Aminah sedih

Iya juga meminta PT. Medco, supaya di area tanah yang ada dibuatkan waduk dan aliran irigasi, sehingga air yang selama ini masuk ke area tanah warga, tidak kembali masuk ke persawahan petani.

" Sudah berapa tahun kami tidak bisa bertani. Tolonglah PT Medco, pikirkan nasib kami," katanya berulang-ulang. 

Aminah (kiri) saat berada di lokasi tanah longsor di jalur ROW PT Medco E&P Malaka pas di lokasih kebun miliknya. Foto/cakradunia.co/Rachman

Terkait tanah yang longsor di harapkan perusahaan PT. Medco segera dapaty menyelesaikan pembayaran dengan cara kompensasi sesuai kerugian dilokasi longsor.

Terkait protes ini, sudah dikonfirmasi melalui WhatsApp ke humas PT Medco E&P Malaka, namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan secara resmi dari pihak perusahaan. 

Rachman

Komentar

Loading...