Breaking News

Warga Mengeluh Tabung Gas Langka dan Harganya Melonjak Jelang idul Adha

Warga Mengeluh Tabung Gas Langka dan Harganya Melonjak Jelang idul Adha
Masyarakat sedang mengantri tabung gas di Kecamatan Julok, Aceh Timur, Rabu (29/7). Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO Idi Rayeuk - Sejumlah warga Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur mengeluhkan kelangkaan tabung gas 3 kg dipangkalan dan melonjaknya harga gas dipenjual eceran menjelang hari Idul Adha 1441 H, Rabu (29/7).

Aminah, salah seorang ibu rumah tangga mengeluh karena tidak mendapatkan tabung gas di pangkalan yang stok pasokan tabung gas cepat habis. Ketika dicari kesetiap penjual eceran yang ada di warung-warung terdekat, namun harganya melonjak dari rata-rata.

“Saya sudah coba cepat datang ke pangkalan, ketika ada tetangga yang bilang sudah turun gas di pangkalan. Tapi, karena berdesakan dengan warga lain yang juga mencari mencari gas seperti saya. Telat sedikit, ya tidak kebagian lagi,” ungkapnya.

Namun, karena kebutuhan memasak untuk menyambut lebaran, Aminah dengan terpaksa harus beli di eceran.

“Yang membuat saya agak panik, harga di sejumlah warung eceran harga sekitar Rp 30.000 hingga Rp 40.000. Ini kan sudah telalu banyak di ambil keuntungan oleh pedagang eceran,” katanya kesal

Malahan, katanya, ada warung yang tidak jauh berada dari pangkalan gas menjual seharga Rp. 40.000 dan tidak bisa ditawar-tawar. Harga itu sama saja dengan membeli dua tabung gas yang ada di pangkalan.

Banyak warga yang membeli gas atau tabung gas lebih dari satu, sehingga ada warga yang tidak kebagian yang dijual enceran di pangkalan, seharusnya pangkalan harus menertibkannya. Foto/cakradunia.co/Rachman

Sementara itu, Abdullah, pengantri tabung gas lain di pangkalan menyebutkan yang dilakukan beberapa oknum warga dengan cara mengantri lebih dari satu kali.

“Pembeli ramai, maka pemilik pangkalan tidak sempat mengecek siapa siapa yang mendapatkan tabung gas lebih dari satu kali,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut pemilik pangkalan menyebutkan sudah menjual sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tadi sudah masuk 140 tabung gas dan sekarang masuk 40 tabung gas lagi. Cuma karena keadaaan yang seperti ini, kami tidak sempat melihat siapa siapa saja yang sudah membeli atau yang belum sama sekali,” sebutnya ditengah kesibukkan melayani pembeli.

(Rachman)

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...