Warga Korban Gas PT Medco Yang Mengungsi Bertambah Jadi 303 Orang

Warga Korban Gas PT Medco Yang Mengungsi Bertambah Jadi 303 Orang
Beginilah kondisi warga Gampong Panton Rayeuk T korban gas PT Medco E&P Malaka yang mengungsi ke kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur, Sabtu (10/4/21). Malam kedua pengungsi bertambah menjadi 303 orang. Foto/cakrdunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Malam kedua warga Gampong Panton Rayeuk T korban gas PT Medco E&P Malaka terus bertambah, kini menjadi 303 orang, seluruhnya mengungsi di kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur sejak, Jumat (9/4/21).

Keuchik Gampong Panton Rayeuk T, Samsul Bahri mengatakan bahwa kondisi dipengungsian saat ini mulai kondusif dan kebutuhan makanan juga tersedia cukup. Namun, warga  terus bertanya kapan kampung aman sehingga bisa pulang untuk meugang menyambut puasa.

"Untuk malam kedua disini, mulai kondusif, hanya saja warga segera ingin mendapat kepastian bagaimana kondisi di gampong mereka, apakah sudah aman dari gas beracun itu, karena ingin pulang" tanyanya.

Malam kedua, kata Samsul Bahri, jumlah pengungsi di kantor Camat bertambah yang sebelumnya 230 orang kini menjadi 303 jiwa.

Tambahan tersebut kebanyakan orang laki laki yang pada malam kemarin masih berada di gampong untuk menjaga keamanan dan sejak magrib Sabtu sudah bergabung ke pengungsian.

Kepala Puskesmas Keude Geurubak, Rasyidin SKM menjelaskan bahwa hingga saat ini ada tiga warga Gampong Panton Rayeuk A, yang kembali  dirujuk ke RSUD dr Zubir Mahmud, total sudah 16 orang yang dirawat di sana.

"Dua orang berstatus suami istri yakni Usman dan Aisyah, dan Mariana (30) dari Gampong tetangga yang pagi tadi menderes karet disekitar wilayah Gampong Panton Rayeuk T, sehingga mereka mengalami sesak nafas dan muntah-muntah," kata nya

Sementara Camat Banda Alam, Muliadi S.STP menjelaskan ada 6 pasein  di RSUD dr Zubir Mahmud yang sudah membaik dan satu  orang harus dirujuk ke Banda Aceh karena kondisinya memburuk.

"Kita dapat info bahwa 6 warga sudah membaik, satu di rujuk ke Banda Aceh, semoga semuanya bisa kembali pulih dan dapat bergabung dengan keluarga,"ucap Camat Muliadi.

Dari pantauan Cakradunia.co malam kedua dipengusian pihak muspika terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi dan bagi anak-anak juga sediakan pampers.

Rachman

Komentar

Loading...