Warga Bandung, Kini Bayar PBB Bisa Pakai Sampah

Warga Bandung, Kini Bayar PBB Bisa Pakai Sampah
Warga Bandung kini bisa bayar PBB menggunakan sampah (Foto/ Wisma Putra)

CAKRADUNIA.CO, Bandung - Sehari-hari Iwan Darmawan warga Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung membawa seikat kardus bekas dan sekarung kecil botol bekas minuman kemasan ke Bank Sampah Mandiri untuk ditukarkan menjadi uang.

Sampah Iwan di Bank Sampah Mandiri ditimbang beratnya. Setelah itu, uangnya langsung masuk ke dalam saldo member card yang dimiliki Iwan.

Limbah warga itu, dikumpulkan oleh Iwan bersama teman-temannya di Pangkalan Ojek yang berada di Kecamatan Mandalajati.

Penyetoran sampah itu dilakukan oleh Iwan setiap satu Minggu sekali dan hasilnya dapat diambil oleh Iwan setiap dua Minggu sekali.

"Saya kumpulin sampah ini seminggu sekali, sampah yang dikumpulkan seperti botol bekas minuman mineral, kardus dan lainnya. Sampah ini berasal dari pangkalan ojek," kata Iwan di Kecamatan Mandalajati, Rabu (26/8/2020) dikutip detik.com

Iwan yang sudah menjadi anggota Bank Sampah Mandiri selama satu tahun itu mengatakan dengan mengumpulkan sampah tersebut ia bersama teman-temannya di pangkalan ojek turut membantu program pemerintah dalam menanggulangi sampah.

"Sudah satu tahun, kita mendapatkan keuntungan, dengan hanya mengumpulkan sampah, kita sudah mendapatkan penghasilan sekitar Rp 500 ribu dan uang tersebut dibagikan kembali kepada teman-teman di pangkalan," ungkapnya.

Tak hanya itu, Iwan menuturkan, dari hasil mengumpulkan sampah ia bisa membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). "Sekarang bisa juga bayar PBB," menambahkan.

Salah satu pengelola Bank Sampah Mandiri Kecamatan Mandalajati Ramdan Obeng berujar, di Kecamatan Mandalajati ada sekitar 38 bank sampah yang tersebar di setiap Rukun Warga (RW).

"Per bulan bisa mencapai 2-4 ton, kita sistemnya pemberdayaan. Setiap bulan, penghasilan bisa mencapai Rp 500-800 ribu," ujar Ramdan.

Selain membayar PBB, dengan sampah warga juga bisa bayar yang lainnya seperti BPJS atau listrik. "Dengan bank sampah, alhamdulillah menghasilkan, bisa bayar BPJS, PLN, kuota atau pulsa dan bisa juga bayar PBB," tambahnya.

Program pembayaran PBB dengan sampah yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga bekerjasama dengan Bank BJB. Bahkan pembayaran PBB ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Kang Pisman Mobile yang busa diakses di Play Store.

Program bayar PBB dengan sampah ini dilaunching langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Hari ini ada inovasi baru, dalam hal ini Kecamatan Mandalajati dengan program bank sampahnya menggulingkan program bayar PBB pakai sampah. Saya lihat inovasi ini merupakan bagian dari upaya kita menghadirkan program Bandung dengan kemandirian," kata Oded.

Menurut Oded, untuk Program Bank Sampah sudah ada di seluruh kecamatan tapi untuk program bayar PBB dengan sampah baru di Kecamatan Mandalajati dan program itu juga akan digulirkan di kecamatan lainnya.

"Hari ini Mandalajati, nanti diikuti kecamatan lain," ujarnya.

Oded menyebut, tak hanya di kala pandemi Covid-19. Program ini bisa menjadi program jangka panjang, solusi warga untuk membayar PBB.(dtk)

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...