Turki Gempa Besar, Pelajar Indonesia Aman

Turki Gempa Besar, Pelajar Indonesia Aman
Gempa dan tsunami di Turki/ AP Photo/Ismail Gokmen

CAKRADUNIA.CO – Usai Gempa Besar di Turki, pelajar Indonesia dikabarkan dalam kondisi aman. Banyak dari mereka masih memilih bertahan di lokasi tempat tinggal.

Gempa  magnitudo 7 yang menggoyang Turki, Jumat siang telah menewaskan setidaknya 22 orang dan membuat 800 orang luka-luka. Gempa paling parah ini terjadi di Kota Izmir, kota terbesar ketiga di Turki.

Seorang warga Indonesia di sana, Cyindi Noviani yang dihubungi media, menceritakan kondisi terkini di Turki.

"Gempa terjadi kemarin pukul 14.51 waktu Turki. Sampai saat ini di Kota Izmir pusat terjadinya gempa masih berlangsung proses evakuasi," katanya melalui pesan singkat.

"Alhamdulillah kami mahasiswa Indonesia yang berada di wilayah Izmir dan sekitarnya aman semua," ujarnya.

Saat ini, kata Cyindi, pemerintah Turki sudah mengkoordinasikan agar para warga mengungsi ke tempat yang sudah disediakan. Lokasi pengungsiannya itu dibagi sesuai wilayah tempat tinggal para warga. Cyindi mendapatkan informasi tersebut melalui grup WhatsApp.

Tim penyelamat mencari korban di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi dahsyat melanda pantai barat Turki dan sebagian Yunani, di Izmir, pada tanggal 30 Oktober 2020 AFP

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FOTO-FOTO Gempa Turki: Tewaskan 22 Orang hingga Picu Tsunami Kecil, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/10/31/foto-foto-gempa-turki-tewaskan-22-orang-hingga-picu-tsunami-kecil.
Penulis: Daryono
Editor: Whiesa Daniswara

Namun Cyindi mengatakan, sampai saat ini ia belum mendapatkan informasi mengenai warga negara Indonesia yang berada di pengungsian.

"Mereka lebih memilih untuk bertahan di luar apartemen dari berjaga-jaga akan terjadinya gempa susulan," katanya.

Menurut Cyindi juga belum mendapatkan imbauan khusus dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terkait gempa ini. Ia menyampaikan, sejauh ini kedutaan masih berkoordinasi dengan para WNI.

"Pihak KBRI dan KJRI tetap memantau dan mengkoordinasi kami di sini," ujarnya.

Berdasarkan data KBRI Ankara pada 2020, terdapat sekitar 4.500 WNI di Tukri. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.700 orang adalah pelajar dan mahasiswa, 1.500 orang adalah pekerja spa, dan sisanya adalah para ekspatriat serta yang tinggal di Turki karena pernikahan.(dtk)

Komentar

Loading...