Breaking News

Truk Penuh Bom dan Senjata Ditemukan di Kerusuhan Capitol

Truk Penuh Bom dan Senjata Ditemukan di Kerusuhan Capitol
Pendemo saat serbu Gedung Capitol AS. Reuter

CAKRADUNIA.CO, Washington – Skenario kerusuhan yang terjadi di Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) mulai terkuak satu persatu. FBI mengatakan polisi menemukan truk pikap yang berisi 11 bom rakitan, satu senapan dan pistol dua blok dari gedung Capitol AS.

Polisi menduga seorang pria asal Alabama yang memarkir truk pikap tersebut. Lonnie Leroy Coffman dari Falkville, diduga telah memarkir truk pikapnya pada pukul 09:15 pagi waktu setempat di First St SE on the Hill, dekat National Republican Club, yang biasa disebut Capitol Hill Club. Bangunan itu berada dalam satu blok dari gedung kantor DPR AS yang besar dan Perpustakaan Kongres.

Truk itu juga memiliki pistol di kursi penumpang dan senapan serbu M4 Carbine, bersama dengan magasin senapan yang berisi amunisi.

Beberapa senjata yang ditemukan di truk pikap ini diketahui milik Coffman.  Hal ini terungkap dari dokumen federal yang menuntut dirinya karena melakukan pelanggaran federal.

Ketika polisi menemukan dan menggeledahnya sekitar satu blok, Coffman juga diketahui membawa pistol 9mm dan pistol kaliber 22 di setiap saku depannya.

Dikutip CNN, penemuan ini adalah salah satu detail paling meresahkan yang diungkapkan jaksa penuntut federal karena mereka merinci sejauh mana persenjataan yang tersedia untuk membantu pelaku kerusuhan pro-Trump yang menyerbu Capitol.

Seperti diketahui, Departemen Kehakiman mengumumkan dakwaan terhadap 13 terdakwa terkait kerusuhan Capitol pada Jumat (8/1). Termasuk seorang anggota parlemen Virginia Barat dan seorang pria yang memasuki kantor Ketua DPR Nancy Pelosi dan duduk di mejanya.

Sementara itu, Coffman telah ditangkap dan didakwa dengan kepemilikan senjata api yang tidak terdaftar dan membawa pistol tanpa lisensi.

Coffman, 70, mengatakan kepada polisi jika dia memiliki toples yang diisi dengan styrofoam cair dan bensin. Penyelidik federal percaya jika kombinasi zat ini meledak akan memiliki efek “napalm”. Yakni sejauh itu menyebabkan cairan yang mudah terbakar menempel lebih baik ke objek yang terkena ledakan.

Polisi juga menemukan kain lap dan korek api. Dokumen pengadilan mengatakan barang-barang tersebut dan stoples berisi bahan peledak yang berdekatan satu sama lain merupakan kombinasi dari bagian yang dapat digunakan sebagai bom atau alat penghancur.

Coffman hadir di hadapan hakim federal minggu ini, dan ditahan setidaknya sampai sidang berikutnya pada Selasa pekan depan. Dia belum mengajukan pembelaan di pengadilan. (okz)

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...