Total Tewas di Gaza Jadi 36 Orang, Termasuk 10 Anak

Total Tewas di Gaza Jadi 36 Orang, Termasuk 10 Anak
Warga berkumpul di sekitar reruntuhan bangunan setelah pesawat militer Israel menggempur Jalur Gaza, Palestina, Kamis (9/8). Rentetan serangan udara yang dilancarkan Israel beberapa hari terakhir menghancurkan sejumlah bangunan, termasuk permukiman hingga gedung perkantoran. Reuter

CAKRADUNIA.CO, Gaza - Militer Israel terus membombardir Jalur Gaza yang dikepung. Mereka menyerang sejumlah wilayah setelah beberapa roket ditembakkan dari Gaza. Penyerangan itu menjadi serangan udara paling intens di Gaza sejak tahun 2014.

Pihak berwenang kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 36 orang Palestina termasuk 10 anak-anak tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5) malam lalu. Serangan tersebut digelar setelah Hamas menembak daerah pinggir pantai Israel dengan roket.

Pada Rabu (12/5), Aljazirah melaporkan sekitar 250 orang terluka dalam serangan roket tersebut. Lima orang Israel juga tewas dalam pertempuran ini.

Sebuah Ledakan akibat serangan udara di Jalur Gaza yang dikontrol Hamas, pada Senin (10/5/2021). Israel melancarkan serangan udara di Gaza untuk membalas serangan roket dari Hamas, dalam bentrokan terbaru di Masjid Al-Aqsa Palestina.(AFP/Mahmud Hams)

Hamas yang menguasai Gaza melepaskan tembakan roket setelah memberi peringatan pada Israel untuk menarik pasukan keamanan mereka di komplek Masjid Al-Aqsa di Timur Yerusalem. Peringatan itu disampaikan setelah bentrokan antara polisi Israel dengan warga Palestina di komplek tersebut.

Pada Senin lalu, polisi Israel menyerbu masuk ke dalam komplek pada ketiga kalinya berturut-turut. Mereka menembakan peluru besi berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan.

Beberapa hari terakhir lebih dari 700 warga Palestina terluka di Yerusalem dan daerah-daerah pendudukan Israel lainnya. Sebelumnya dilaporkan roket dari Gaza menghantam pipa milik perusahaan energi Israel. [ROL]

Komentar

Loading...