TM Nurlif: Golkar akan Usung Kader Sendiri Calon Pimpinan Daerah 2022

TM Nurlif: Golkar akan Usung Kader Sendiri Calon Pimpinan Daerah 2022
Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif (kana) saat ngopi bareng pengurus di salah satu coffe di Meulaboh, Selasa (7/7). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta

CAKRADUNIA.COM,  Meulaboh – Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif mengatakan kini pihaknya sedang mempersiapkan kadernya untuk maju sebagai calon pimpinan daerah dalam Pilkada 2022 mendatang.

Keinginan TM Nurlif itu menjawab cakradunia.co, Selasa sore (7/7/20) usai melakukan kunjungan takziah ke rumah duka alm Abu Habib Qudrat di Peuleukung Nagan Raya tentang persiapan Partai Golkar menghadapi ajang pesta demokrasi di Aceh pada tahun 2022 mendatang.

"Kita akan mengambil dan memainkan peranan penting tersebut, Partai Golkar akan mengusung dan mendukung calon kepala daerah yang sesuai ketentuan UU yang berlaku," ujar tokoh Aceh ini santai saat ngopi bareng di salah satu caffe di kota Meulaboh

Menurutnya, dalam pilkada 2020 Golkar akan mengutamakan kader internal untuk maju. Namun, bila kesiapan kurang, maka Golkar siap mengusung para tokoh yang diminati rakyat.

Terkait keinginan para kader di DPD II Partai Golkar Aceh Barat untuk calon Gubernur Aceh dari kalangan sendiri, TM. Nurlif menanggapi dengan serius.

“Golkar siap, namun persyaratan yang mesti diperhatikan. Syarat mengusung gubernur calon harus memiliki 13 kursi di propinsi, sementara Golkar hanya memiliki sembilan kursi, otomatis harus berkoalisi untuk mendapat empat kursi lagi,”katanya.

Meski demikian, Golkar akan solid dan selektif dalam mendukung calon yang bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat dan stakeholder lainnya. Mereka bisa berasal dari pengusaha, pensiunan maupun para tokoh lainnya.

Untuk kondisi Aceh hari ini, katanya, Golkar harus mempersiapkan para kader yang memahami strategi membangun Aceh. Karena untuk pembangunan Aceh harus bersinergi dengan berbagai instansi vertikal, mereka yang memiliki visi, misi dan program unggulan untuk memajukan daerah kedepan.

"Yang harus diketahui membangun Aceh tak terlepas dari pemerintah pusat, sebab jika berharap pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada umumnya rata-rata dibawah 10℅ dari APBK. Ini tak mungkin bisa membangun," urai mantan anggota DPR RI tersebut.

Dari itu, Nurlif sangat mengharapkan para kader sejak dini harus siap menghadapi tantangan dan kesempatan  pada pemilukada 2022.

Fitriadilanta

iklan flayer Gub3

Komentar

Loading...