Tgk H Amri M Ali Ceramah Nuzulul Quran di Masjid Al Ikhlas Nagan Raya

Tgk H Amri M Ali Ceramah Nuzulul Quran di Masjid Al Ikhlas Nagan Raya
Tgk H Amri M Ali saat menyampaikan ceramah Nuzulul Quran di halaman Masjid Al Ikhlas Seunangan Timur Nagan Raya, Rabu (28/4/21). Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

CAKRADUNIA.CO, Suka Makmue – Ketua DPW PPP Aceh Tgk H Amri M Ali, Rabu (28/4/21) malam menyampaikan tausyiah peringatan Nuzulul Quran di Masjid Al Ikhlas Keude Linteung Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya. Meski dalam cuaca hujan, warga tetap bertahan mendengar ceramah yang disampaikan orator ulung Aceh itu hingga akhir sekitar pukul 23.20 WIB.

Amri M Ali mengingatkan warga agar memanfaatkan momen bulan ramadhan 1442 H ini, sebagai waktu yang sangat baik untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang sudah menggunung dalam tubuh kita.

“Ibu-ibu, bapak-bapak dan hadirin semua jangan tunda dan menunggu waktu untuk taubat, karena kita tidak tahu kapan Allah akan mencabut nyawa kita. Jadi, setiap waktu harus digunakan untuk mengikis dosa-dosa yang bergelimang dalam tubuh kita. Malam ini puasa ke 17, berarti masih ada 13 hari lagi bulan Ramadhan tersisa. Ayo perbanyak ibadah, tingkatkan amal, zikir dan shadaqah agar pada pada saat Idul Fitri, diri kita menjadi suci dan jadi pemenang”kata Amri mengingatkan.

Ketua PPP Aceh ini menceritakan panjang lebar tentang kisah Nabi Musa yang sangat ingin menjadi bahagian dari umat Nabi Muhammad disebabkan kelebihan ibadah puasa Ramadhan. Keutamaan balasan berupa pertemuan dengan Sang Khaliq di Hari Pembalasan bagi orang orang yang melaksanakan ibadah puasa ramadhan, tidak diberikan kepada umat nabi lain, kecuali umat Nabi Muhammad SAW. Karena balasan yang luar biasa hebatnya yang Allah janjikan kepada umat Nabi Muhammad yang berpuasa di bulan Ramadhan, bahkan telah mendorong keinginan Nabi Musa untuk menjadi bahagian dari umat Nabi Muhammad SAW.

 

Dalam kesempatan tausiyah, Tgk. Amri menegaskan, bahwa kesempatan bertemu dengan ramadhan adalah suatu anugerah yang luar biasa. Anugerah ini harus dimanfaat oleh ummat Muhammad yang beriman untuk merengkuh masa akhiratnya yang damai dan bahagia. Karena belum tentu semua ibadah kita akan diterima oleh Allah dan ditempat di dalam syurganya, terlebih bila dilakukan hanya sekedarnya saja.

Tgk. Amri juga menukilkan sebuah kisah tentang kehebatan amal seorang hamba yang zuhud. Beliau sangat konsisten dengan ibadah selama 24 jam dengan tanpa ada waktu satu detikpun yang berlalu sia-sia dalam hidupnya.  Setiap waktu selalu digunakan untuk beridah kepada Allah sampai akhir ajalnya. Saat ajal akan menjemput, Allah mengutus malaikat untuk menanyakan kepada sang hamba tersebut apakah ia akan masuk surga karena amal ibadahnya atau karena rahmat dan kasih sayang Allah.

Sang hamba yang zuhud merasa bahwa begitu banyak amal yang ia kerjakan, maka ia meminta agar Allah memasukkannya dalam surga berdasarkan amal yang ia kerjakan. Setelah Allah menghitung semua pahala atas amalan yang ia kerjakan selama hidupnya, ternyata seluruh pahala amalnya tersebut belum sebanding dengan harga satu biji bola mata yang Allah berikan pada tubuhnya. Oleh sebab akan dimasukkan ke dalam neraka, maka ia bertaubat dan memohon agar dimasukkan dalam surga atas rahmat dan kasih sayang Allah.[df]  

Komentar

Loading...