Terkait Kisruh MPTT-I, Irwanda Minta Pemerintah Aceh Harus Jadi Mediator

Terkait Kisruh MPTT-I, Irwanda Minta Pemerintah Aceh Harus Jadi Mediator
Anggota DPRK Aceh Timur, Irwanda M Hamzah. Ist

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk - Kisruh tentang perbedaan pendapat di Aceh terkait Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) yang menjadi trending topic dan viral di media sosial  mendapat tanggapan dari politisi muda Partai Aceh, Irwanda H Hamzah.

Menurut Anggota DPRK Aceh Timur ini kepada cakradunia.co, Selasa (27/10/2020) meminta pemerintah Aceh dan pihak terkat memediasi untuk segera melerai antara pihak pro dan kontra terhadap MPTT-I, dan pemerintah Aceh diharapkan menjadi penengah terkait kisruh ini.

Irwanda merasa sedih terhadap apa yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya beberapa waktu lalu, di Bireuen dan juga daerah lainnya di Provinsi Aceh.

“Lebih mirisnya lagi  kita melihat ketika para ulama kita juga menjadi bahan hujatan dan bullian oleh oknum, baik sebagai pendukung atau menolak di media sosial dengan kata-kata yang tidak sewajarnya di terima oleh para guru rohani kita,”ungkap Sekretaris Komisi A DPRK Aceh Timur prihatin.

Irwanda juga menegaskan, Ia bukan bagian dari MPTT-I, tapi kondisi Aceh saat ini sedang di rundung konflik syariah antar sesama, yang menyebabkan masyarakat Aceh harus terkotak-kotak dalam memilih pengajian.

Oleh karena itu, katanya, ia minta pemerintah Aceh segera bisa memediasi kedua belah pihak yang bertikai dengan cara melakukan muzakarah dan mengundang kedua belah pihak yang bertikai, agar mendapatkan sebuah kesimpulan dan titik temu sehingga tidak lagi meresahkan masyarakat.

Seperti yang kita ketahui MPU Aceh telah mengeluarkan rekomendasi Tausiyah MPU Aceh No 07 Tahun 2020 Tentang MPTT-I. pada (29/9) lalu, meminta Pemerintah Aceh untuk menghentikan semua kegiatan MPTT-I yang diasuh oleh Abuya Syech Haji Amran  Waly Al-Khalidy.

“Maknanya rekomendasi MPU Aceh pasti memiliki indikasi terjadi kesalahan terhadap pengajian MPTT-I,”kata Irwanda.

Sementara itu, pihak yang pro pengajian MPTT-I menolak hasil rekomendasi MPU Aceh, dan tetap akan melakukan pengajian 

“Disinilah letak kekhawatiran terbesar ketika pendukung MPTT-I melakukan pengajian akan datang pula massa yang menolak sekaligus membubarkan pengajian tersebut, Kondisi ini yang harus segera diantisipasi oleh pemerintah Aceh, ” tutup Irwanda penuh harap.

(Rachman)

Iklan Covid-19 Aceh Timur

Komentar

Loading...