Terkait Kasus Video Bupati Ramli Pukul Tengku Janggot, Fitriadilanta Tunjuk YLBH AKA Jadi Pengacaranya

Terkait Kasus Video Bupati Ramli Pukul Tengku Janggot, Fitriadilanta Tunjuk YLBH AKA Jadi Pengacaranya
Rahmat, S.Sy., CPCLE dan Pujiaman, S.H (kiri). Ist

CAKRADUNIA.CO, Blang Pidie – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi dan Keadilan Aceh (YLBH AKA) Distrik Abdya dipercayakan oleh Forum Komunitas Muda Aceh Barat Selatan (F-KMBSA) untuk mendampingi Fitriadilanta terkait kasus Bupati Aceh Barat Ramli MS memukul Teungku Janggot di pendopo bupati, 19 Februari 2020 lalu.

Fitriadilanta telah memberi kuasa kepada Rahmat, S.Sy., CPCLE dan Pujiaman, S.H. dari YLBH AKA Distrik Aceh Barat Daya, tanggal 3 Juni 2020 lalu sebagai pengacara untuk mendapinginya selama proses hukum hingga inkrah.

Sebagaimana yang telah diberitakan oleh sejumlah media online bahwa Fitriadi Lanta yang merupakan Ketua Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) dalam laporan Kepolisian Aceh Barat Nomor : LP/30/II/2020/Aceh/Res Aceh Barat/SPKT, tertanggal 19 Februari 2020 yang di duga telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap Bupati Aceh Barat Ramli MS.

Laporan terhadap Fitriadi Lanta yang dilaporkan oleh Hidayatul Fajri selaku ajudan Bupati Aceh Barat terkait penyebaran video pemukulan terhadap Zahidin alias Tengku Janggot yang diduga dilakukan oleh Ramli MS yang dibagikan oleh Fitriadi Lanta melalui grup aplikasi whatssap (WA) ke sejumlah pengguna telepon selular.

Rahmat, S.Sy., CPCLE bersama Pujiaman, S.H. selaku penasehat Hukum mengatakan, atas nama penasehat hukum akan mendampingi saudara Fitriadi yang telah dilaporkan oleh Hidayatul Fajri selaku ajudan Bupati Aceh Barat dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam Pasal 27 juncto 45 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik, dengan ancaman pidana penjara paling lama selama empat tahun.

“Walaupun tidak ditahan, tapi terhadap sdr. Fitriadi dikenakan wajib lapor dan menurut kami, sejauh ini sdr. Fitriadi sangat korperatif dan selalu memenuhi wajib lapor ke Kepolisian Resort Aceh Barat,”kata Rahmat Direktur Eksekutif YLBH AKA Distrik Abdya kepada cakradunia.co, Rabu (10/6/20).

Menurutnya, terkait dengan pernyataan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Barat, Abdi Fikri, tentang berkas perkara sebelum P-21, ada benarnya bahwa berkas tersebut harus diteliti kembali apakah sudah lengkap atau pun belum berdasarkan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum.(re)

Komentar

Loading...