Terkait Cegah Corona, Ketua DPRK: Kami akan Panggil Kembali Vendor PT Mifa

Terkait Cegah Corona, Ketua DPRK: Kami akan Panggil Kembali Vendor PT Mifa
Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh- Terkait keluhan Keuchik Panggong Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat mengenai pencegahan wabah corona yang kurang ditanggapi oleh vendor PT Mifa Bersaudara yang memanfaatkan Krueng Cangkoi sebagai tempat transit dan bersandar boat antar jemput pekerja di kapal batu bara di tengah laut, ditanggapi serius dewan.

Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi dijumpai di gedung dewan kepada media, Kamis (9/4/20) dengan tegas mengatakan semua aktifitas yang berurusan dengan kapal dan pekerja asing buat sementara harus distop dulu.

Terkait ada vendor perusahaan PT Mifa yang mengabaikan undangan dewan, Senin lalu, katanya, pekan depan akan dipanggil kembali ke DPRK Aceh Barat.

"Untuk sementara kapal dan pekerjaan asing harus distop dulu. Kesempatan masyarakat Aceh Barat adalah kebutuhan mendesak, tidak ada jaminan pekerja asing yang berinteraksi dengan warga Meulaboh di tengah laut bebas corona, cek suhu tubuh saja itu tidak ada jaminan," katanya tegas.

Untuk memastikan vendor batu bara hadir di rapat kedepan, dirinya telah meminta kabag risalah mengirim surat resmi kembali melalui PT.Mifa Bersaudara.

“Dewan ingin kapal dan tongkang batu bara berinteraksi dengan pekerja asing di stop dulu,”kata berulang-ulang.

Terkait permintaan Keuchik Gampong Panggong, Nazar Ali Syahputra meminta pihak dewan agar turun ke posko covid-19 ditepi sungai (Krueng cangkaoi) untuk melihat langsung proses cek kesehatan pekerja yang naik dan turun dari laut, dirinya dengan semangat menyatakan siap kapanpun dibutuhkan, dewan mau warga selamat jangan sampai jadi musibah.

"Kapan mereka perlu DPRK turun ke posko tersebut, kita siap, karena bagi kami itu sangat penting, sebab banyak orang terkena virus tanpa gejala," ujar serius.

Bila undangan DPRK Aceh Barat kembali tidak digubris pihak vendor Mifa, Samsi Barmi mengatakan pihaknya akan mengundang lagi sampai ada jalan keluar terkait keresahan warga tentang pencegahan penyebaran virus Corona.

“Ini bukan main-main, dengan serius kita cegah wabah corona bersama-sama. Nanti, semua pihak terkait dengan kapal asing akan kita panggil ke dewan. Jadi saya tegaskan, soalan ini tidak main-main,” tutupnya tegas.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...