Team Surveyor Akretasi Menkes Nilai Tiga Puskesmas Nagan Raya

Team Surveyor Akretasi Menkes Nilai Tiga Puskesmas Nagan Raya
Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE saat memakaikan slempang khas Nagan Raya kepada Team Surveyor Akretasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementrian Kesehatan RI, Rabu (6/11/19).

CAKRADUNIA.CO, Suka Makmue -  Team Surveyor Akretasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementrian Kesehatan RI melakukan penilaian tiga puskesmas di Kabupaten Nagan Raya.

Rombongan Menkes setiba di Nagan Raya disambut Bupati Nagan Raya dan Kadis Kesehatan secara adat dengan melakukan temu ramah di Hotel Grand Nagan Gampong Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Rabu (6/11).

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Nagan Raya M. Maksum kepada cakradunia.co,  Kamis (7/11/19) mengatakan acara temu ramah dimulai dengan prosesi peusijuk oleh Bupati Nagan Raya, H.M Jamin Idham, SE, kepada seluruh Team Surveyor Akreditasi Puskesmas dari Menkes RI yang baru tiba di Nagan Raya.

“Setelah peusijuk Bupati Jamin Idham yang didampingi oleh Kadis Kesehatan Nagan Raya, Hj. Siti Zaidar memakai kain slempang khas Nagan Raya serta menyematkan cendramata berupa batu giok yang sudah diolah menjadi sebuah gelang,”sebut M Maksum.

Kadis Kesehatan Nagan Raya sebagaimana disampaikan Sekretarisnya, Arafik Karim, MPA menyebutkan, tiga puskesmas yang akan disurvei, masing-masing Puskesmas Beutong Ateuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Puskesmas Alue Rambot dan Puskesmas Suka Mulia yang keduanya berada di Kecamatan Darul Makmur.

Team survei dibagi  dalam tiga kelompok yakni, Pukesmas Beutong Ateuh akan dikunjungi oleh petugas survei, Supriadi Ahmadi,SKM,. M.Kes, dr. Barlina dan drg. Asrid, MH.Kes.

Selanjutnya Puskesmas Alue Rambot, akan di survei oleh dr.H. Ibnu Yazid Shabri,SH.,MKM, Ns. Wiji Saraswati, S.Kep dan Eka Ashari, SKM. Sedangkan Puskesmas Suka Mulia akan dinilai oleh dr. Emry Netty, M.Kes, dr. Ramaya Suregar dan N.Elih Harlina, SKM, MH, Kes.

“Survei berlangsung selama empat hari, mulai Rabu – Sabtu (6-9/11/19) mendatang dan yang akan dinilai, Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Administrasi serta Manajemen Puskesmas itu sendiri,”sebut Arafik.

Sebagaimana diketahui akreditasi puskesmas merupakan proses penilaian eksternal oleh Komisi Akreditasi dari Kementerian Kesehatan terhadap puskesmas untuk menilai apakah system manajemen mutu dan system penyelenggaraan pelayanan dan upaya pokok sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. 

Selain itu, akreditasi juga dapat meningkatkan mutu layanan puskesmas yang bertujuan untuk memacu puskesmas agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

"Dengan adanya akreditasi ini, tipe puskesmas sendiri menjadi naik pamor. Bukan karena peralatannya saja, melainkan juga pelayanan kepada masyarakat dan orientasi terhadap kepuasan pelanggannya akan meningkat,"tutup Arafik Karim, MPA.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...