Suhu di Death Valley AS Terpanas di Bumi, Capai 54,4 Derajat Celcius

Suhu di Death Valley AS Terpanas di Bumi, Capai 54,4 Derajat Celcius
Salah seorang warga yang mengunjungi Death Valley membasahi tubuhnya dengan air dingin dari galon aqua yang diletakkan di atas kepalanya. AP Photo

CAKRADUNIA.CO- Badan Cuaca Nasional (NWS) Amerika Serikat menyatakan tengah melakukan verifikasi terhadap suhu Taman Nasional Death Valley, California, pada Minggu (16/8). Berdasarkan laporan awal, suhu di Death Valley mencapai 130 derajat Fahrenheit atau 54,4 derajat Celsius.

Hasil verifikasi itu bisa menjadi suhu terpanas yang tercatat di bumi sejak 1913. Lebih dari 100 tahun yang lalu, suhu di Death Valley juga pernah tercatat hingga 134 derajat Fahrenheit atau 56,6 derajat Celsius.

Melansir CNN, NWS telah memperingatkan orang-orang yang tinggal di California timur, Nevada, Arizona, dan Utah untuk membatasi waktu di luar rumah antara jam 05.00 dan 08.00 pagi. Sebab, suhu di hari berikutnya tidak akan jauh berbeda.

Ahli meteorologi, Tyler Mauldin mengatakan panas di Death Valley adalah hasil dari tekanan tinggi yang terjadi di sebagian besar Pantai Barat AS. Sedangkan ahli meteorologi NWS Daniel Berc menyebut musim hujan belum berkembang seperti biasanya membuat suhu di kawasan itu semakin panas.

Melansir Space, suhu tertinggi pernah tercatat beberapa kali di dunia. Pertama, Organisasi Meteorologi Dunia melaporkan  bahwa suhu tertinggi yang pernah tercatat adalah 134 derajat Fahrenheit atau 56,7 derajat Celsius di Death Valley, pada tanggal 10 Juli 1913.

Namun, The Weather Underground meragukan data itu akurat.

Suhu tertinggi kedua yang pernah tercatat terjadi di Tunisia pada tahun 1931. Kala itu, suhu di kawasan itu mencapai 131 derajat Fahrenheit atau 55 derajat Celsius. Namun, data itu juga diragukan oleh sejumlah pihak.

Rekor suhu lain yang disepakati secara universal berikutnya adalah 129 derajat Fahrenheit atau 53,9 derajat Celsius di Death Valley pada tanggal 1 Juli 2013.

(CNN I)

Komentar

Loading...