Sudah 5,7 Juta Pelanggaran Prokes, Dendanya Capai Rp3,2 Miliar

Sudah 5,7 Juta Pelanggaran Prokes, Dendanya Capai Rp3,2 Miliar
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).

CAKRADUNIA.CO, Jakarta  - Wakil Kepala Kepolisian Negara RI (Wakapolri), Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono mengatakan selama sebulan pelaksanaan operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 ,tepatnya sejak14 September hingga 11 Oktober 2020, jajarannya telah menindak sebanyak 5,7 juta pelanggaran.

“Kami mencatat di sini ada penindakan sebanyak 5.745.713 kali yang kita lakukan dengan macam-macam sanksi di seluruh Indonesia,” ungkap Eddy dalam Update Komite PC PEN - Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan, dan Antisipasi Bencana Banjir Musim Hujan di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Operasi tersebut,sambungny, masih terus berlangsung dan dilaksanakan secara terkoordinasi baik dengan TNI, Satpol PP, kejaksaan dan pengadilan. “Ini kita lakukan secara terus-menerus,” ungkapnya.

Dari jutaaan pelanggaran tersebut, denda yang terkumpul lebih dari Rp3,2 miliar. “Dendanya ini kurang lebih sebanyak Rp3.273.718.675. Kemudian ada juga yang hukuman kurungan itu ada 4 kasus ya, ini di Jawa Timur dilakukan,” kata Eddy.

Ia menegaskan operasi itu akan terus dilaksanakan mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek sampai dengan di Desa-Desa. “Yang tujuannya adalah supaya kesadaran masyarakat dalam mematuhi 3M ini betul-betul bisa dicapai,” ujarnya.

“Karena kalau pada hulunya bisa kita putus penyebaran daripada mata rantai Covid-19 ini dengan operasi ini tentu ada kegiatan-kegiatan lainnya, saya kira penyebaran ini bisa diminimalisir. Itu kita lakukan dan tidak bekerja sendiri,” tuturnya. (okz)

Komentar

Loading...