Sosok Halimah & 10 Fakta di Balik Penemuan Cek Rp 35,9 M di Soetta

Sosok Halimah & 10 Fakta di Balik Penemuan Cek Rp 35,9 M di Soetta
Halimah Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta yang menemukan tas berisi cek senilai Rp 35,9 miliar. TEMPO/Joniansyah Hardono

CAKRADUNIA.CO, Jakarta - Penemuan cek senilai Rp 35,9 miliar di Bandara Soekarno-Hatta menjadi peristiwa yang menarik perhatian publik. Pertama karena nilai ceknya yang sangat besar, 3 kali lebih besar dari kekayaan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang melaporkan LHKPN sebesar Rp 11,2 miliar.

Kedua, yang lebih menarik lagi adalah, kebaikan hati Halimah. Petugas kebersihan bandara  itu dengan penuh tanggung jawab melaporkan dan menyerahkan penemuan cek Rp 35,9 miliar ke bagian keamanan bandara atau aviation security Bandara Soekarno Hatta.

Ketiga, hal menarik lainnya adalah, cek berisi Rp 35,9 miliar itu sempat menjadi misteri, alias tak bertuan siapa pemiliknya. Hingga pihak bandara perlu menelusuri dan mengumumkan secara luas agar pemilik cek segera menghubungi pihak keamanan bandara.

Berikut sejumlah fakta yang berhasil dihimpun Tempo.co di lapangan soal asal-usul penemuan cek Rp 35,9 miliar tersebut:

1. Petugas kebersihan bandara, Halimah menemukan tas tangan merek Mountblack berwarna coklat di area Central Corridor Depature Terminal 2 E Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat 29 Oktober 2021.

2. Halimah, perempuan 29 tahun itu langsung melaporkan temuannya kepada Supervisor Aviation Security. Tas tangan tersebut berisi 4 buah buku tabungan berbagai bank, 1 buah paspor dan 2 lembar cek senilai Rp 35,9 miliar.

3. Dari 2 lembar cek yang ada di dalam tas, satu lembar masih kosong. "Satu masih kosong, tapi  sudah ditandatangani, satu lagi sudah diisi nominal Rp 35,9 miliar sudah ditandatangani dan distempel," kata General Manager Wilayah I  PT Angkasa Pura Solusi, Toyib Fanani.

4. PT Angkasa Pura Solusi, meminta pemilik tas yang berisi cek senilai Rp 35,9 miliar untuk menghubungi call center 138.

5. PT Angkasa Pura Solusi menaikkan jabatan Halimah satu level sebagai supervisor. "Sebagai penghargaan atas tanggungjawab dan kejujurannya, kami naikkan jabatan sebagai supervisor," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura Solusi, Dorma Manulung.

6. Hingga Sabtu sore 30 Oktober 2021, belum ada yang mengaku sebagai pemilik cek Rp 35,9 miliar tersebut. "Sampai pukul 15 petang ini, kami cek di call center 138 belum ada orang yang menelepon untuk barang yang ditemukan itu," ujar Toyib Fanani.  

7. Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta akhirnya bisa melacak pemilik tas tangan berisi cek senilai Rp 35,9 miliar. "Kami terhubung dengan pak Sunardi dan dia mengkonfirmasi jika barang itu miliknya,"  Senior Manager Avsec Bandara Soekarno-Hatta, Oka Setiawan.

8. Sunardi tak bisa ke Jakarta untuk mengambil langsung tas beserta isinya tersebut. Pihak Bandara Soekarno-Hatta memutuskan mengantarkan tas itu langsung kepada Sunardi di Jambi. Serah terima tas ini berlangsung di Bandara Sultan Thaha, Jambi pada Senin 1 November 2021

9. Sunardi menerima langsung tas tangannya beserta isinya, yaitu paspor, empat buku tabungan, stempel dan dua lembar cek senilai Rp 35,9 miliar dari Manajer Avsec Bandara Soekarno-Hatta, Muhamad Ikhwan  yang mengantarkan langsung ke Bandara Sultan Thata, Jambi.

10. Sunardi, pemilik tas berisi cek Rp 35,9 miliar tidak menyangka barang berharga miliknya itu bisa kembali dengan selamat ke tangannya. "Isinya utuh tak kurang satu pun," ujarnya.

Pengusaha minyak dan solar asal Jambi sadar tasnya yang berisi cek Rp 35,9 miliar itu hilang ketika sudah di berada dalam pesawat Batik Air.

"Sudah saya terima, terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan pada bu Halimah, Avsec Bandara Soekarno-Hatta yang telah memberikan pelayanan dan luar biasa," ujar Sunardi.

"Jika saya ke Jakarta saya akan langsung menemui bu Halimah, mengucapkan terima kasih," ujarnya saat dihubungi Tempo, Senin 1 November 2021.

PT Angkasa Pura Solusi berencana menjadikan Halimah, petugas kebersihan Bandara Soekarno-Hatta sebagai duta amanah. "Kami mencoba dan mau lihat situasinya supaya dia menjadi duta amanah selama 1 tahun ke depan," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Solusi Dorma Manulu.

Tempo

Komentar

Loading...