Sombep Antar Putri Keluarga Penderita Kanker ke SMAN 1 Panton Rheu

Sombep Antar Putri Keluarga Penderita Kanker ke SMAN 1 Panton Rheu
Pengurus Sombep Aceh Barat berfoto bersama dengan Fariza siswi SMAN 1 Panton Rheu dan ibunya di depan rumah sewanya. Fariza sempat terhenti bersekolahnya beberapa bulan lalu, karena menggantikan peran ayahnya yang sakit kanker untuk mencari nafkah berjualan somay dengan gerobak. ( Ist)

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat secara resmi menutup kegiatan galang dana bantuan untuk, Fariza, siswi SMAN 1 di Kecamatan Panton Rheu Kabupaten Aceh Barat. Aksi save student  berprestasi diakhiri,  Selasa 11 Februari 2020 lalu.

Mahasiswa yang tegabung dalam lembaga Sombep Aceh Barat melakukan penggalangan dana sejak tanggal 8 Februari 2020 untuk merespon anak berprestasi yang putus sekolah di Gampong  Baroh Paya Kecamatan Panton Reu, kegiatan tersebut dilakukan guna meringankan beban siswa tersebut.

Koordinator Relawan, Karimah didampingi penanggungjawab kegiatan, Saipul Azmi Selasa (13/2/20 ) kepada cakradunia.co mengatakannya, aksi Sombep peduli telah selesai dilakukan dan berhasil dikumpulkan sumbangan masyarakat sebesar Rp.5.000.000- (Lima juta rupiah ) 

"Alhamdulillah dana sebanyak itu berhasil kita kumpulkan berkat kerja keras semua kader Sombep Aceh Barat yang peduli terhadap pendidikan. Bantuan dana tersebut disalurkan dalam bentuk uang dan ada juga berbentuk barang seperti alat pelengkapan sekolah, dan sembako,” ujar Rovki Sekretaris Sombep.

Pengurus Sombep mengantarkan Fariza ke sekolah yang sempat beberapa bulan ditinggalkan, Kamis (13/2/20) dengan melunasi seragam baju batik dan baju olahraganya.

Elemen masyarakat mengharapkan bantuan amal yang sudah disumbangkan sedikit dapat mengurangi  Fariza dan diharapkan semakin semangat dalam melanjutkan hidupnya.

Fariza didampingi ibundanya usai menerima bantuan dari Sombep Aceh Barat, Selasa ( 13/02/20 ) mengucapkan terimakasih atas kepedulian kakak mahasiswa Sombep Aceh Barat yang telah membantu meringankan beban keluarganya.

“Saya berjanji saya akan sekolah sungguh-sungguh walaupun keadaan saya kurang mampu," ujar Farisa sambil menangis

Sombep Aceh Barat sebelumnya mendapatkan infomasi dari sumber berita online yang mengatakan ada anak berprestasi yang putus sekolah di Aceh Barat, lalu mereka bersilaturahmi dengan keluarga anak tersebut.

Ketika Sombep ke rumah Fariza, ternyata benar. Ayahnya sedang sakit kanker dan ibunya tidak bisa bekerja karena menjaga ayahnya. Rumah  yang mereka tempati juga disewa hingga kini masih menunggak dan pendapatan sehari hari mereka saat ini hanya dari jualan somay oleh Fariza.

Ketua Sombep Saiful Azmy menjelaskan setelah Fariza kembali masuk sekolah, pihaknya sangat mengharap kepedulian pihak lainnya terutama pemerintah daerah, sehingga Fariza bisa fokus sekolah, bukan malah menjadi tulang punggung keluarganya karena orang tuanya mengalami penderitaan kanker.

“Mudah-mudahan ada kepedulian pemkab Aceh Barat, sehingga Fariza sisiwi yang berprestasi bisa menyelesaikan sekolahnya. Bila hari-hari dia menjadi tulang punggung keluarga dikhawatirkan, sekolahnya akan terganggu dan bisa putus ditengah jalan,”kata Saiful.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...