SMK Aceh Tengah & Bener Meriah Tandatangani MoU dengan Jissho Jepang

SMK Aceh Tengah & Bener Meriah Tandatangani MoU dengan Jissho Jepang
Direktur Yayasan Jissho Jepang, Rismaja Putra, MM (baju biru) saat menandatangani MoU dengan Kepala SMK Aceh Tengah dan Bener Meriah, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM (dua kiri), Selasa (6/4/21). Ist

CAKRADUNIA.CO, Takengon - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten se-Aceh Tengah dan Bener Meriah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Jissho Jepang, Selasa 5 April 2021.

Penandatanganan MoU antara Direktur Yayasan Jissho Jepang, Rismaja Putra, MM dengan Kepala SMK Aceh Tengah dan Bener Meriah, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM. Kerjasama tersebut meliputi bidang pembangunan sumberdaya manusia lulusan SMK yang akan magang dan bekerja ke Jepang.

Jissho Foundation merupakan lembaga pendidikan, pelatihan nonformal yang mendidik, melatih dan menempatkan para siswa dan alumni dari SMK untuk menjadi tenaga kerja yang berkarakter, terampil di bidangnya dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.

Kadisidik Aceh Alhudri mengatakan penyelenggaraan pendidikan kejuruan di Aceh saat ini penuh tantangan, karena belum maksimalnya jumlah dan kompetensi guru kejuruan hingga sarana dan prasarana yang ada di sekolah.

"Begitu juga, jumlah industri di Aceh masih terbatas dan kurangnya penempatan kerja alumni SMK ke industri-industri di tingkat nasional dan internasional," tegasnya.

Namun, tambahnya, dari semua tantangan itu, buktinya siswa SMK di Aceh mampu mengukir prestasi di berbagai bidang keahlian dan sebuah kebanggaan bagi Aceh bahwa lulusan SMK bisa berkarya di industri-industri nasional bahkan internasional. Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci penting kesuksesan tersebut.

Penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Aceh dengan Yayasan Jissho Jepang, merupakan upaya nyata Pemerintah Aceh untuk memastikan lulusan SMK dapat bekerja di dunia industri.

"Saya harapkan, semua yang terlibat dalam kerjasama ini benar-benar serius menindaklanjuti isi dari perjanjian ini. Kami akan lihat bukti nyatanya dan akan menjadi bahan evaluasi dari kami kedepan, agar pendidikan di Aceh semakin maju dan berkembang," tutup Alhudri. [R]

Komentar

Loading...