Skytrax: Ini Maskapai & Bandara yang Paling Aman Covid-19

Skytrax: Ini Maskapai & Bandara yang Paling Aman Covid-19
Ilusntrasi. Upacara penyambutan pesawat komersial terbesar dan terkuat di dunia Airbus A350-1000 di Doha, 22 Februari 2018 Pesawat tersebut akan dioperasikan oleh Qatar Airways pertama kali di dunia. Maskapai Qatar akan menggunakan pesawat tersebut untuk penerbangan dari Doha ke London.( Qatar Airways - Pool - Anadolu Agency )

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Qatar Airways diganjar sebagai maskapai global pertama di dunia yang meraih penghargaan paling aman dari COVID-19. Penilaian bintang lima ini disematkan oleh Skytrax.

Dalam rilis resmi, Sabtu (30/1/2021), patokan keselamatan paling bergengsi di industri ini mengikuti audit ketat terhadap standar kebersihan dan keselamatan. Bandara Internasional Hamad juga menjadi bandara pertama di Timur Tengah dan Asia yang mendapat penilaian bintang lima dalam penilaian serupa.

Kabar tersebut diumumkan setelah tim Skytrax melakukan audit mendetail pada bulan Desember 2020. Mereka menilai efektivitas dan konsistensi penerapan standar serta prosedur kebersihan dan keselamatan COVID-19 yang ketat oleh maskapai, mulai dari check-in penerbangan hingga di dalam pesawat.

Audit ini mencakup tinjauan lengkap pemeriksaan efisiensi prosedural, pengamatan langsung terhadap tingkat kebersihan dan keselamatan di sepanjang perjalanan penumpang, serta pengambilan dan pengujian sampel Adenosina Trifosfat (ATP) dalam pesawat guna mengukur tingkat potensi kontaminasi permukaan yang sering disentuh.

Pencapaian penilaian bintang lima keselamatan maskapai untuk COVID-19 oleh Skytrax ini melengkapi pencapaian yang diraih oleh bandara dan pusat Qatar Airways. Bandara Internasional Hamad (HIA) belum lama ini juga dinobatkan sebagai bandara pertama di Timur Tengah dan Asia yang mendapatkan bintang lima keselamatan bandara untuk COVID-19 oleh Skytrax pada bulan Desember 2020.

"Sebagai pemimpin industri dan maskapai terbaik dunia sebagaimana dinobatkan oleh Skytrax, kami terbiasa menetapkan standar untuk diikuti maskapai lainnya," kata Chief Executive Qatar Airways Group, Yang Mulia Akbar Al Baker.

"Kami senang bahwa komitmen kami dalam menyelenggarakan program keselamatan COVID-19 paling ketat dan lengkap yang ada dalam komunitas penerbangan global telah diakui dengan penilaian bintang lima keselamatan maskapai untuk COVID-19 oleh Skytrax," imbuh dia.

Selama penerbangan, Qatar Airways menerapkan beberapa langkah keselamatan, seperti penyediaan Alat Pelindung Diri (PPE) bagi awak kabin dan kit berisi kelengkapan pelindung diri bagi penumpang. Penumpang kelas bisnis di armada yang dilengkapi Qsuite dapat merasakan pengalaman terbang lebih privat dengan fitur partisi privasi geser dan opsi untuk menggunakan indikator 'Jangan Ganggu/Do Not Disturb (DND)'.

Qsuite tersedia di penerbangan ke lebih dari 45 destinasi, seperti Frankfurt, Kuala Lumpur, London, dan New York. Selain itu, maskapai ini juga menggunakan sistem kabin ultraviolet canggih milik Honeywell, yang dioperasikan oleh Qatar Aviation Services, sebagai langkah lanjut dalam membersihkan armadanya.

"Kami mengucapkan selamat kepada Qatar Airways karena telah mendapatkan penilaian bintang lima keselamatan untuk COVID-19 yang tertinggi dan menjadi maskapai besar pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi pada tingkat ini," kata Chief Executive Officer Skytrax, Edward Plaisted.

"Qatar Airways tetap melakukan penerbangan selama pandemi COVID-19, mengantar pulang lebih dari 3,1 juta orang sejak awal pandemi. Pengalaman inilah yang memungkinkan mereka memberikan standar langkah-langkah keselamatan kesehatan dan kebersihan yang sangat baik guna menjaga keamanan pelanggan dan karyawan," imbuh dia.

Qatar Airways saat ini mengoperasikan lebih dari 800 penerbangan tiap minggunya ke lebih dari 110 tujuan di seluruh dunia. Pada akhir Maret, maskapai berencana membangun ulang jaringannya menjadi 130 tujuan.[dtk]

Komentar

Loading...