Sekda Mahyuddin: Yang Malas Kerja Jangan Diberi Gaji

Sekda Mahyuddin: Yang Malas Kerja Jangan Diberi Gaji
Sekda Aceh Timur, Mahyuddin Syech Kalad didampingi Plt. BKPSDM T. Didi Farisha S.STP, MAP saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada CPNS: Foto Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Timur.

CAKRADUNIA.CO, - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur, Mahyuddin Syech Kalad menyatakan bagi pengawai yang malah kerja akan diberi sanksi tidak diberi haji.

“Pimpinan OPD harus pantau kehadiran semua ANS, apalagi yang baru diangkat, jika malas kerja jangan dikasih gaji,”kata Sekda Mahyuddin tegas.

Penegasan itu disampaikann Mahyuddin atas nama Bupati Rocky saat menyerahkan 64 surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di halaman Kantor BKPSDM Aceh Timur, Senin, (18/1/2021).

Kepada CPNS yang baru saja menerima SK dapat menjalankan tugas senantiasa memegang teguh kode etik ASN yang sudah ditandatangani didepan notaris dan mempunyai kekuatan hukum yang jelas.

"Kode etik ASN tidak boleh saudara langgar, karena Pemkab Aceh Timur sangat komitmen untuk memberi sanksi yang tidak patuh," terangnya.

Selain itu, Sekda Aceh Timur juga berharap para CPNS untuk berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam memajukan daerah.

"Oleh sebabnya para pimpinan OPD untuk memantau kehadiran CPNS dalam bertugas. Jika terbukti tidak bertugas tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan serta memperhatikan ketentuan jam kerja yang telah ditetapkan, maka jangan dibayarkan gaji," ulang Mahyuddin. .

CPNS harus menjalankan tugas serta tanggungjawab sebagaimana telah diatur dalam peraturan pemerintah no 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN, dan dengan berlakunya E-kinerja secara online di Kabupaten Aceh Timur.

"Saya mengingatkan kepada saudara sebagai aparatur sipil negara (ASN) dalam melaksanakan tugas hendaklah harus benar-benar dilakukan secara profesional, terukur, akuntabel, dan transparan yang di infut melalui aplikasi E-Kinerja islami," kata Mahyuddin.

Formasi tahun 2019 sebanyak 89 orang, pendaftar hampir mencapai 2.000 peserta, yang lulus SKD sebanyak 447 orang. Namun, yang berhak ikut SKB sebanyak 155 orang. Sementara yang akhir dinyatakan lulus sebanyak 66 Orang yang terdiri dari, 20 dari Tenaga Guru, 32 Tenaga Kesehatan, dan 14 dari Tenaga Teknis/Administrasi.

(Man/re)

Komentar

Loading...