Sekali Letusan Perampok Gasak Rp 140 Juta, Warga Peunaron Trauma

Sekali Letusan Perampok Gasak Rp 140 Juta, Warga Peunaron Trauma
Polisi saat memasang garis link di Toko Armanda, Senin (1/11/21) siang. Ist

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk – Hanya butuh waktu dua menit, setelah meletuskan senjata api sang perampok berhasil menguras Rp 140 juta uang dalam laci milik Toko Armanda di Peunaron, Aceh Timur, sekitar pukul 21.40 WIB, Minggu (31/10/21) malam.    

Aksi perampok tiga orang dengan menggunakan bersenjata api laras pendek sangat cepat, sehingga warga yang sedang berbelanja dipusat kecamatan itu terkejut ada yang langsung tiarap dan juga berlarian kocar-kacir masuk toko.

Meski peristiwa perampokan terjadi Minggu malam sekitar 14 jam , kini sejumlah warga Peunaron trauma. Karena lokasi toko yang dirampok itu tepat berada di pusat kecamatan Peunaron atau sekitar 42 kilometer dari jalan Raya Banda Aceh – Medan.

"Kita masih sangat takut dengan kejadian ini, karena ada letusan senjata api, malam itu juga masih ramai ramainya warga di sekitar toko untuk belanja. Tiba-tiba ada suara tembakan. Kami lari masuk pertokoan ada juga yang tiarap," cerita salah seorang warga Peunaron, Senin (1/11/2021) siang.

Aksi yang dilakukan sangat cepat itu seperti pekerja orang profesional, sehingga mereka bisa langsung hilang dalam keramaian.  Saat ini pelaku yang diduga berjumlah tiga orang itu masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pasca kejadian, siang ini dilokasi kejadian terlihat pihak keamanan telah memasang garis polisi di ruko Armanda yang selama ini memberikan pelayanan BRILink bagi warga setempat untuk bertransaksi keuangan dan barang kelontong lainnya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, melalui Kapolsek Peunaron, AKP Justin Tarigan SH, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“benar ada perampokan, saat ini dalam pengejaran, dan kita juga telah mengamankan sepeda motor merek Honda Beat tanpa nomor polisi yang kita duga milik pelaku, sudah kita amankan" ungkap Kapolsek.

Rachman

Komentar

Loading...