Ratusan Pengungsi Dampak Gas Sumur AS-11 PT Medco Dipulangkan

Ratusan Pengungsi Dampak Gas Sumur AS-11 PT Medco Dipulangkan
10 mini bus jumbo disediakan perusahaan Pt Medco untuk mengantarkan warga pengungsian ke Gampong Panton Rayeuk T, Rabu (14/4/21). Ist

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk-  Sekitar pukul 11.00 WIB dengan menggunakan 10 mini  bus jumbo, 300-an warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur yang mengungsi ke komplek kantor Camat Banda Alam, sejak Jumat (9/4/21) lalu akibat dampak flaring (pembakaran) gas di sumur AS-11 milik PT Medco E&P Malaka Blok A, dipulangkan ke rumah masing-masing, Rabu, (14/4/2021). 

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di lokasi sumur AS-11, AS-9, AS-12 dan di Gampong Panton Rayeuk T oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Timur didampingi PT Medco E&P Malaka (Medco E&P), tidak ada lagi bau yang diduga dari asap suar kegiatan pemelihaan sumur AS-11 di Blok A, Aceh. 

Dari hasil pengukuran kualitas udara di desa tersebut pada Senin (12/4), tidak ditemukan bau gas dan parameter SO2, H2S, dan CH4 terbaca Nol atau normal di udara. Mengacu pada hasil survey ini, Warga Gampong Panton Rayeuk T, telah pulang ke rumah.

Menurut rilis yang diterima cakradunia.co, dari Humas PT. Medco E&P, mereka mengatakan akan tetap memonitor kondisi sekitar sumur dan pemukiman masyarakat secara berkala. Perusahaan juga terus mendampingi warga, baik yang sudah kembali ke rumah maupun yang masih di rumah sakit. Saat ini, salah satu pasien di RSUZA Banda Aceh dan sejumlah warga lain di RS Zubir Mahmud telah diperbolehkan pulang. 

“Sementara beberapa warga masih mendapatkan perawatan ringan. Perusahaan berterima kasih atas dukungan dari semua pihak dan masyarakat sehingga kejadian ini dapat teratasi dengan baik” ujar VP Relations & Security PT Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi.

(Man/re)

Komentar

Loading...