Rachmat Fitri: Pembentukan Karakter & Akhlak Tak Bisa Digantikan Teknologi

Rachmat Fitri: Pembentukan Karakter & Akhlak Tak Bisa Digantikan Teknologi
Drs Rachmat Fitri MD, MPA, Kadis Pendidikan Aceh.

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA mengatakan peran dan fungsi guru dalam pembentukan karakter dan akhlak peserta didik tidak dapat digantikan dengan teknologi. Tapi guru harus mampu menerapkan teknologi yang tepat didalam mengajar siswanya.

"Proses pendidikan dan sarana pendukung harus memberi dampak pada peningkatan kompetensi guru dalam dimensi pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi peserta didik," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Rachmat Fitri ketika membuka seminar nasional pemperingati HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional, Sabtu (7/12/2019) di aula Dinas Pendidikan Aceh.

Seminar yang dikuti 300-an guru termasuk kepala sekolah SD, SMP, dan SMA dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang mengusung tema "revolusi pendidikan berbasis digital dan aplikasi” turut dihadiri oleh sejumlah pejabat yang ada dilingkungan Disdik Aceh, Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Rachmat Fitri mengharapkan guru sebagai sosok pemberi inspiratif harus mampu menggerakkan potensi diri anak didiknya.  Seorang guru telah terlatih kesabaran, keikhlasan dan tanggungjawab dalam mengisi jiwa anak didik menjadi kaya kepribadian dan kuat menghadapi tantangan global di masa mendatang.

"Kebanggaan guru memuncak, bila anak didiknya meraih prestasi yang membanggakan. Namun sebaliknya kesedihannya memuncak ketika anak didiknya tidak berdaya dan kalah dalam meniti kehidupan," ujarnya.

Kepala sekolah dan guru serius ikut seminar Hari Guru Nasional, Sabtu (7/12/19).

Kadisdik juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para guru atas karya besarnya dalam membangun karakter anak didiknya. HUT Guru Nasional merupakan ajang memotivasi diri berkarya dan berbakti untuk generasi bangsa ini.

"Literasi digital harus terus dikembangkan agar anak didik dapat kita pastikan memiliki kompetensi yang sesuai dan tidak menjadi asing dengan zamannya,"katanya penuh harap. 

Menurut mantan Wakil Bupati Aceh Barat ini, digitalisasi merupakan salah satu ciri era 4.0 (disruptive innovation) dan abad 21. Oleh karena itu, semua pihak diminta untuk dapat menerapkan pembelajaran sesuai dengan perkembangan zaman.

Pergantian zaman yang kini terus bergulir dalam dunia pendidikan tidak bisa ditolak, tapi yang harus dilakukan bagaimana menyiapkan peserta didik yang berkarakter Islami dan berakhlak mulia.

“Implementasi tugas, fungsi dan tanggungjawab profesi guru agar dapat diwujudkan dalam bentuk karya. Karena seorang guru akan mulia dengan karya yang diciptakannya,”tutup Rachmat Fitri penuh harap. (DF)

Komentar

Loading...