Puisi-Puisi Zab Bransah

Puisi-Puisi Zab Bransah
Zab Bransah

Senja
Zab bransah

Kujejaki jembatan rindu
Laut malaka kuseberangi
Kutitip senja diufuk barat
Bila malam baru tiba
Daku menyeberangi
Gelombang
Arah angin tak bertepi
Sempat hanyut diriku
Dalam rindu
Ingin segera tiba
Dipantai balohan malaka
Untuk kasih
Bunga rindu

Langsa,Januari 2021

Jejak Corona
Zab bransah

Tak terasa debaran jantung semakin mengguncang
Takut hanyut dalam suasana kemarau
Tak terasa disetiap detak waktu terdengar kabar
Atas kehadiran jejak-jejak virus
Menepi disetiap sudut
Jejaknya bersambung menyambung
Mencari jejak langkah tak bergerak
Disetiap waktu rasa rindu untuk kembali
Tapi ada jejak menghalang dirinya
Suasana semakin menepi disetiap sudut
Mengabarkan kasih dalam ketakutan kehilangan
Jejak semakin ganas menghela disetiap sudut kota
Diantara ruang-ruang menyendiri
Tiba hangat rasa tubuh dan dingin rasa ketakutan
Di ruang antar tanpa tirai
Walau dibatasi jejaknya menembus
Melekatkan diri pada mangsanya

Langsa,Maret 2020


Merindukan Dirimu
Zab bransah

Nyanyian itu begitu syahdu pada malam itu
Petikan melodi menghangatkan jiwa bersamamu
Ingin malam ini bulan bersama kita
Mendengarkan petikan gitar tentang rumah kita, Zulia

Malam ini kusapa dirimu
Seperti malam-malam sebelumnya
Kusempurnakan legenda mutiara dan pantai selatan
Kusempurnakan legenda negeri sala sari
Kusempurnakan legenda tanah daratan cinta

Nyanyian itu begitu syahdu pada malam itu
Oh, Zuliaku, kembalilah bernyanyi dihadapanku
Kupersembahkan hanya untukmu
Oh, Zulia !

Langsa, 14 Oktober 2020

Zab Bransah, penyair Aceh yang sehari-hari berprofesi sebagai pendidik di Kota Langsa, Aceh.

Komentar

Loading...