Puisi-Puisi Yajhen Jehaman

Puisi-Puisi Yajhen Jehaman
Yajhen Jehaman

“BAHAGIA” YANG RAHASIA
Yajhen Jehaman:

Pagi-pagi terlalu suntuk untuk kujejali
Menyembunyikan bahagia-bahagiaku dalam bungkusan rahasia
Yang dipetik pada pepohonan yang mulai menguning
Sebab roda waktu terlampau cepat untuk dipakai
Melumat setiap isi dalam kantong yang dibawa “gadis”
Sebab aku benar-benar jatuh cinta pada kelaparan.

Ruang Hening 29 Oktober 2020

INGATAN TENTANG LUKA
Yajhen Jehaman:

Setelah sekian lama bunga-bunga di kamar
Bahkan titik-titik air belum memenuhi isi saku baju
Tentang luka yang tidak sempat ditawarkan pada bahagia
Sebab luka terlanjur ditelanjangkan oleh rindu.
Disaat itu aku sempat beradu pada bintang
Namun ia pergi dikejar pagi
Kemudian aku cerita pada senja, namun segera ia dilahap malam

Hingga terjatuh bersama bintang-bintang.
Dan tubuh rasanya telah mati sebelum kematian merenggutnya
Sekarang hanya menunggu ingatan tentang luka yang dicipta jumat
Setelah engkau pergi dan sirna diterpa senja
Tinggalkan musim semi dari musim hujan.

Ruang Hening, 30 Oktober 2020.


UNTUK TUHAN
Yajhen Jehaman:

Tuhan aku rindu pada keheningan di Getsemani
Di mana aku dan Engkau di sapa dalam Doa.

Ruang Hening, 5 November 2020.


Penulis biasa disapa Yajhen, penyuka tulisan-tulisan sastra. Sekarang berdiam di Maumere.

Komentar

Loading...