Breaking News

Puisi-Puisi Mahwi Air Tawar

Puisi-Puisi Mahwi Air Tawar

Nyanyian Mahwi
Mahwi Air Tawar:

Inilah nyanyianku, nyanyian Mahwi
dari bentangan panjang pencarian
senar-senar kebahagiaan membinar
lewat suar mata nanap kudekap
lirik-lirik getir tak kuizinkan
tersemat di nada, juga dada.

Tawa dan canda hanya
kuizinkan terus menggema
di pelukanmu, kekasih,
di hangat cintamu, terkasih

Inilah laguku, lagu dengan lembut
angin padang kelahiran
dari rusuk penciptaan sang kekasih.

Kemari, kemari, wahai engkau airmata kalbu
basahi kelokan gelap jalanku
agar memar dan anyir mampu kupendam
di ambang pintumu sebelum bersua dalam perjamuan
dalam iringan nyanyian kereguk air kasihmu
dengan senandung penanggungan
di sujud penyerahan
dalam dekapan perjumpaan. 

Resonansi
Mahwi Air Tawar:

1
Kukekalkan namamu di serat-serat kefanaanku
janji perlahan-lahan meleleh dari sulbi
mengurai detak nanar nadi terbakar.

Kurajut sukmamu di sela kusut bajuku
dengan jarum dari tulang rusuk
pendakian ke harakat hakikat tak koyak
getar kesetiaan di sembilan puluh sembilan
helai titian akar nazir zikir.

Kurajut sukmamu di sela kusut bajuku
dengan jarum dari tulang rusuk
pendakian ke harakat hakikat tak koyak
getar kesetiaan di sembilan puluh sembilan
helai titian akar nazir zikir.

2
Kusertakan pelukanmu ke dalam dekapannya
juga hambar getir bibirku dalam lumatan bibirnya
di tiga puluh tiga titian denting ketukan lebih nyaring
dari suara khotbah, juga seru biru politisi.

Azazilkah aku di tapak-tapak kapak firaun
mempelantingkan batu-batu gelombang
tapi berkeping di tangkai belulang khuldi
di lengkung-lengkung siratmu
di taman seremang pandangan
kujalin dan kurajut akar gelora merah usia
ke rambatan kelopak fajar binar ar-raāhmanmu
hingga jantung lumbung arraāhimmu.

3
Pijar kalender oktoberku perlahan-lahan meredup
seperti pengakuan dan kesetiaan
tak pernah utuh kurengkuh,
juga cintaku.

Kampung Kebon Puisi, 2020

Mahwi Air Tawar, lahir di Madura. Redaktur Majalah Sastra Horison ini menulis puisi, cerpen, dan esai. Karya-karyanya yang sudah terbit di antaranya, Blater, Karapan Laut, dan Pengembaraan, Perjumpaan, Puisi.

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...