Puisi-Puisi Mahadir Mohammed

Puisi-Puisi Mahadir Mohammed
Penyair Mahadir Mohammed

PASEIN CORONA
Mahadir Mohammed:

Aku yang positif Corona
Kamu yang 'anosmia'
Aku menaruh rasa kepadamu
Tapi kamu pula 'hilang rasa' kepadaku

Lalu siapa diantara kita
yang paling parah virusnya?
Aku atau kamu, Dik?

Riau,2021


TERASA LETIH
Mahadir Mohammed: 

Covid telah merampas kedekatan 
Merentang jarak tanpa belas kasih
Menyerang yang terkasih
Menghilangkan jiwa tanpa pamrih

Luka,
Duka,

Membalut jiwa bertambah perih
Membuat rinduku terasa letih

Riau, 2021


TELAH LAMA MEWABAH
Mahadir Mohammed:

Wahai engkau yang ada dilubuk jiwa 
Jiwaku sungguh tidak berdaya
Diserang wabah tak kasat mata

Aku sudah lama bergejala
Bukan karena wabah yang melanda
Tapi karena engkau yang nyata
Nyantanya tak pernah membalas rasa

Aku adalah pasien yang terbelenggu
Bagaikan butiran debu
Jiwaku terasa hancur
Sebab cintaku telah engkau kubur

Riau, 2021


PESAN DOKTER
Mahadir Mohammed:

Kata dokter: Engkau hanya perlu istirahat yang cukup, pikiran tanpa beban, hati yang tenang dan hindari keramaian.
Kataku: Bagaimana aku mendapatkan semua itu, Dok? Jika pujaan jiwaku, sekalipun tak pernah menanyakan kabarku, dukaku dan bagaimana keadaanku? Adakah cinta tanpa kabar?
Kata dokter: Sabar adalah obat, agar tubuh tidak sekarat. Cinta itu imun sekaligus menyimpan racun.
Riau, 2021


VITAMIN DARI DOKTER 
Mahadir Mohammed:

Dalam obat resep dokter
Ada cinta yang diracik dengan cerdik
Dalam sesendok sirup
Ada vitamin untuk si miskin 

Vitamin A: Ada duit bayarnya?
Vitamin B: Berani bayar berapa?
Vitamin C: Cukup kasi obat itu saja.

Riau,2021  

Mahadir Mohammed, lahir  21 April 1996 kini berdomisili di Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau. Dirinya, seorang laki-laki yang hobinya memasak dan bermimpi, kesibukan keseharianya menyantap kuliner dan menonton review masak-masakan chef Renata. Sekarang sedang bergelut menulis resep-resep kuliner khas Melayu.[]

Komentar

Loading...