Puisi-Puisi Mahadir Mohammed

Puisi-Puisi Mahadir Mohammed
Mahadir Mohammed

SANG KUASA MALAM TERDIAM
Mahadir Mohammed:

Malam semakin kelam 
Namun mata enggan terpejam
Angka dua jarum di jam
Kucermin wajah tampak kusam

Lampu kamar sudahku padam
Hati resah pikiranku gelisah
Dosa-dosa menampakan wujud semakin suram

Pikiran berkelana di samudera dalam
Kulantunkan do'a-do'a
Kepada Sang Kuasa Malam
Dia hanya terdiam 

Sudut Kamar, 9-08-2021


DIMENSI BERBEDA
Mahadir Mohammed:

Subuh tak datang dengan gaduh
Ia akhiri malam dengan teduh
Para buruh terbangun menyongsong pagi
Para penguasa terlelap menikmati gaji

Hari yang sama dimensi berbeda
"Siapa yang kita kuasai hari ini?"
Ujar penguasa dengan kukuh
"Siapa yang sudi mengupahku hari ini?"
Ujar buruh dengan luruh

Rumah Tua, 09-08-2021


Mahadir Mohammed, lahir  21 April 1996 kini berdomisili di Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau. Mahadir, seorang laki-laki yang hobinya memasak dan bermimpi, kesibukan harianya menyantap kuliner dan menonton review masak-masakan chef Renata. Sekarang sedang bergelut menulis puisi-puisi kontemporer dan menulis resep masakan khas Melayu. Karyanya sudah banyak termaktub di media-media online, seperti: Kumparan.com, GoRiau, Suara.com dll.

Komentar

Loading...