Puisi-Puisi D Kemalawati

Puisi-Puisi D Kemalawati
Penyair D Kemalawati

DAN LANGIT PUN SEMPURNA 
D. Kemalawati.

Dan kisah itu pun dituliskan
dengan semangat muda
ia menerjang batas langit
agar nampak olehnya merah mawar
dan kaki langit itu pun 
melumurinya dengan kilapan minyak
hingga huruf demi huruf memantul cahaya

Ia menjadikan halaman kertas panggung teater
yang lebarnya melebihi samudra
direnanginya kedalaman palung
mencari berkas cahaya 
agar ketika layar terbuka
panggung tak menyembunyikan siapa
hingga langit pun melihat sempurna

Banda Aceh, 20 September 2014

SEMU
D. Kemalawati

Ada yang terus mencari
Berhari-hari dalam kehilangan
Tak bertemu diri sendiri

Di cermin, setiap kali tampak bayangan
Yang tertunduk malu
Tak berani menatap wajah sendiri
Yang selalu menipu mata hati

Ada yang terus mencari
Berbulan-bulan dalam kehilangan
Tak bertemu wajah sendiri

Di riak kolam, setiap kali tak tampak bayangan
Padahal diri di sana tegak sendirian
di bawah sinar terang matahari dan bulan
Diri tak berbadan tak berperasaan

Ada yang terus mencari
Bertahun-tahun dalam kehilangan
Tak bertemu ingatan

Ada yang terus dicari
Tapi bukan jalan kembali

Banda Aceh, 24 September 2021 

PESAN
D. Kemalawati

Akhirnya, kita pun ikut-ikutan menyampaikan pesan
"teruskan", perintahnya
Lalu kita mengerjakan perintahnya dengan taat

Terbiasakah kita mencerna
Sebuah jeruk bali harus dikupas 
Ada banyak lapisan sebelum kita
Temukan butiran berbalut air
Adakah kita bisa tahu dengan segera
Sepatkah, maniskan air dikantongnya

Tidak, kita sudah terbiasa meneruskannya
Bahkan kita tak tahu siapa pengirim pertama
Lalu sampailah ia kemana-mana
Masuk ke liang-liang ingatan
Menyebar ke dalam aorta
Menjadi energi, mencederai pencernaan
Pikiran yang tanpa beban mengutuknya
Sebagai kebiasaan, habit yang menetap
Bukan lagi persinggahan

Akhirnya, kita bukan lagi pengunyah makanan
Kita penelan tumpukan sampah
Makanan dan minuman instan
Yang hilir mudik dijajakan di depan pintu rumah kita
Yang terbuka siang dan malam

Teruskan, perintahnya
Mata pun bersinar ceria
Sudah

Banda Aceh, 26 September 2021

D Kemalawati, lahir dan besar di Aceh Barat Provinsi Aceh. Menari dan bermain teater sudah dilakoni sejak kecil termasuk menulis puisi. Saat kuliah di Banda Aceh mulai aktif mempublikasi karya baik puisi maupun cerpen di media kampus dan lokal. Sarjana pendidikan matematika yang akhirnya beralih profesi dari guru ke struktural di Pemerintah Aceh ini pernah beberapa kali menerima penghargaan di bidang sastra dan kebudayaan. Penyair Indonesia ini telah menerbitkan tiga antologi puisi tunggal dan bergabung dibanyak antologi puisi bersama dalam dan luar negeri.[]

Komentar

Loading...