Puisi-Puisi Covid-19 Teuku Afifuddin

Puisi-Puisi Covid-19 Teuku Afifuddin
Teuku Afifuddin

HARAM JADAH!
Teuku Afifuddin:

Engkau yang mengolah angka-angka
Saat musibah melanda negeri
Demi anak istri mu di rumah
Sedangkan di luar sana
Orang-orang mati kelaparan

Engkau yang mengolah angka-angka
Melipat rupiah diatas kertas
Demi anak istri di rumah
Sedangkan di luar sana
Orang-orang melipat hari esok

Engkau yang mengolah angka-angka
Menambah lingkar pinggang
Demi anak istri di rumah
Sedangkan diluar sana
Orang-orang mengencangkan ikat pinggang

Engkau yang mengolah angka-angka
Mengurangi hak rakyat
Demi nafsu tuan di istana
Sedangkan di luar sana
Orang-orang kau paksa bahagia

Engkau yang mengolah angka-angka
Sambil berpuisi se-olah
Engkau adalah dewa
Sedangkan diluar sana
Penyair menulis caci maki

Engkau yang mengolah angka-angka
Mencoba menipu tuhan!

Haram jadah !

Jantho, 28 April 2020

#dirumahaja
#covid19

JANGAN ADA AKU DIANTARA KITA
Teuku Afifuddin:

Kita,
ini hari adalah pejuang.

di;
rumah
jalan
sawah-ladang-laut
rumah sakit
kantor pemerintahan
perbankan

di;
dalam doa-doa yang di yakini

untuk secercah tawa
esok hari.

Jantho, 28 April 2020.

Teuku Afifuddin dikenal dengan Teuku Afeed. Pemilik KTP dengan pekerjaan Seniman ini mulai menulis Puisi sejak menjadi mahasiswa FKIP Sendratasik jurusan musik Unsyiah 2000. Puisi yang ditulisnya ditempelkan di dinding kampus. Semasa kuliah di Unsyiah Aktif di UKM Teater NOL dan Teater MATA Banda Aceh.

Pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Kesenian Aceh pada tahun 2007.Terlibat sebagai TIM Pendiri Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh. Editor film dokumenter diantaranya The tsunami song, silent after war, musik tanpa bunyi dan beberapa FTV.

Film dokumenter editingnya “The Tsunami Song” menerima penghargaan terbaik Festival Film Dokumenter-Jogja 2005. Film dokumenter pendek pertamanya “Pujangga Tanpa Pikir (Adnan PM TOH)” menjadi film terbaik II Pekan Seni Mahasiswa-Lampung 2004.

Konsen pada teater tutur dengan metode penyampaian hikayat Aceh dari konsepsi Teungku Adnan PMTOH.

Beberapa puisi karyanya masuk antologi puisi; “Secangkir Kopi”, “Aceh 5:03 6,4 SR”, dan sejumlah media online dan cetak.

Kandidat Doktor Seni program pascasarjana ISI Surakarta ini, kini menekuni pekerjaan sebagai Dosen ISBI Aceh, Dramaturg Teater, Aktor Teater Tutur dan Film Maker.

Komentar

Loading...