PT Medco: Begitu Tahu Ada Korban, Kami Langsung Hentikan Aliran Sumur Gas

PT Medco: Begitu Tahu Ada Korban, Kami Langsung Hentikan Aliran Sumur Gas
Panitia muspika sedang membangun tenda untuk menampung pengungsi di komplek kantor Camat. Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk – Terkait kebocoran gas yang menelan korban keracunan 40 warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, PT Medco E&P Malaka begitu mengetahui ada korban pihak perusahaan langsung menghentikan aliran gas sumur (AS-11) , yang sedang dalam proses perawatan sumur.

Pernyataan itu disampaikan VP Relations & Security Medco E&P Indonesia, Arif Rinaldi bersama instansi terkait dalam pers rilis yang terima cakradunia.co, Jumat, (9/4/2021) malam. Kini, pihak PT Medco bersama instansi terkait, fokus menangani warga Gampong Panton Rayeuk T yang terdampak asap dari kegiatan flaring dari sumur gas (AS-11).

“Setelah dapat informasi pada jumat pagi, pihak Perusahaan langsung menghentikan aliran sumur. Saat ini, perusahaan berkoordinasi dengan Puskesmas, aparat keamanan setempat untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga,” ujar Arif Rinaldi.

Pihak perusahaan, katanya, juga telah berkoordinasi dengan BPMA dan mengharapkan dukungan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan setempat dalam penanganan kejadian ini.

Pantauan cakradunia.co, tim muspika kecamatan dan Pemkab Aceh Tmur melalui Dinas Sosial dan BPBD Aceh Timur telah menyiapkan mobil dapur umum dan tenda pengungsian BPBD, untuk mempersiapkan kebutuhan sementara bagi pengunsi korban keracunan kebocoran gas dari sumur gas PT Medco.

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Ir Elviandi mengatakan, dilokasi akan terus menyediakan kebutuhan ratusan pengungsi yang berada di Kantor Camat Banda Alam.

“Kita terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memberikan pelayanan kepada warga Gampong Panton  Rayeuk T. Selain itu dari BPBD juga seperti yang dilihat sedang memasang tenda darurat,” sebut Elviandi

Sementara Itu, Kabid Dinas Sosial Sahrani. S.Ag., MA menyebutkan, tim dibawah koordinatornya siaga untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, termasuk kebutuhan air dan lain-lian.

“Kita sudah mengoperasikan dapur umum, jadi selama pengungsian akan kita berikan kebutuhan pengungsi,” pungkasnya

Rachman

Komentar

Loading...