Breaking News

Prof Siti Zainon dan D Kemalawati Dalam Temu Puisi Nusantara di UTU

Prof Siti Zainon dan D Kemalawati Dalam Temu Puisi Nusantara di UTU
Prof Sitti Zainon, Rektor UTU Prof Jasman J Ma'ruf, Kadis Pendidikan Aceh Rahmat Fitri, D Kemalawati, Wakil Rektor dan civitas akademika UTU foto bersama. Ist

CAKRADUNIA.CO – Sastrawan Negara Malaysia Prof Dr Siti Zainon dan penyair nasional asal Aceh D Kemalawati membawa makalah dalam ‘Temu Puisi Nusantara dan Budayawan Aceh’ yang digelar Universitas Teuku Umar (UTU) Melaboh, Kamis (14/11/19).

Siti Zainon yang bulan September lalu menerima Anugerah Sastrawan Negara Malaysia diundang khsusus oleh Rektor UTU Prof Dr Jasman J Ma’ruf untuk membentangkan kertas kerjanya dengan judul ‘Keindahan Budaya Warisan Melayu Nusantara’.

Siti Zainon yang banyak menuliskan puisi-puisi dengan lanskap Aceh sejak tahun 80-an, sangat dekat dengan budaya Aceh dan oleh Prof Ali Hasyimi beliau pernah dinobatkan sebagai Teungku Fakinah. Sebuah penghargaan yang pernah diberikan Aceh kepada warga negara tetangga.

Penyair melayu yang sudah menjadi Aceh sebagai rumah keduanya setelah Malaysia sangat mengharapkan budaya melayu tetap terjaga dan terwariskan dengan baik kepada generasi yang akan datang.

“Peliharalah budaya melayu nusantara sebagai pewaris bagi anak cucu kita di masa mendatang,”katanya penuh harap.

Prof Siti Zainon Ismail saat membentang kertas kerjanya di UTU

Sedangkan D Kemalawati yang dipercayakan untuk membedah puisi-puisi Prof Sitti Zainon membawa makalahnya dengan judul ‘Rekontruksi Kearifan Lokal Aceh Dalam Puisi-puisi Siti Zainon Ismail’.

Penyair yang baru pendapat penghargaan sebagai penulis puisi Islam terbaik ASEAN ini, baru menyadari bahwa puisi-puisi Siti Zainon yang ditulis pada tahun 80-an dimuat dalam antolofi Seulawah sangat dahsyat. Bagaimana, seorang Siti Zainon mampu melukis alam, budaya dan semua yang dirasakan dalam sebuah untain puisi yang sangat puitis dan sangat nikmati ketika dibaca berulang-ulang.

D Kemalawati ketika membuat makalahnya, berkali-kali membolak-balik puisi-puisi di dalam antologi yang sudah kusam itu dan dibaca lagi.

“Puisi-puisi Siti Zainon itu, ternyata ketika kini baca berulang-ulang sangat indah dan dalam maknanya,”kata Deknong begitu panggilan D Kemalawati yang pada PKA tahun 2018 juga dinobatkan mendapat Anugerah Budaya bergelar Syah Alam senang.

Dua penyair yang sangat populis itu, ketika membawa makalah di moderatori oleh seorang penyair senior Aceh Rosni Idham. Mereka bertiga tampil dominan dan memukau Rektor UTU Prof Jasman dan Kadis Pendidikan Aceh, Drs Rahmat Fitri MD, MPA, civitas akademi UTU dan undangan yang hadir.

Rektor UTU Prof Jasman mengatakan, kehadirin Prof Siti Zainon memang sudah lama dirancang untuk hadir di universitas kebanggaan masyarakat pantai barat selatan Aceh. Dan kehadiran Sastrawan Negara Malaysia hari sangat lengkap karena didampingi oleh penyair Aceh D Kemalawati, penyair Aceh yang sangat dekat dengan sang Prof Sitti.

Rektor UTU Prof Jasman J Ma'ruf saat menyerahkan cinderamata kepada D Kemalawati disaksikan Rosni Idham

Dalam kesempatan itu, Rektor Prof Jasman juga mempresentasikan bagaimana program-program UTU di masa yang akan datang. Prof Jasman dengan detail menceritakan bagaimana impian ingin menjadikan  UTU sebuah universitas modern yang sangat menjanjikan.

Sementara Kadis Pendidikan Aceh, Rahmat Fitri mengatakan sangat bangga dan senang dengan acara yang digelar UTU Meulaboh dengan menghadirkan sastrawan negara Malaysia dan penyair Aceh yang sudah menasional dalam sebuah forum antar bangsa.

Rahmat Fitri mengharapkan acara-cara seperti bisa terus dikembangkan, sehingga peminat sastra di kampus UTU juga bisa berkembang.

“Saya mohon maaf, bila selama ini belum sempat bersilahturrahmi dengan baik karena berbagai kesibukkan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Kini, dinas pendidikan sedang memperbaiki mutu pendidikan sehingga ranking nasional bisa ditingkatkan,”katanya.

Disela-sela acara diselingi pembacaan puisi, Rektor UTU Prof Jasman dan Kadis Pendidikan Aceh, Rahmat Fitri ikut membaca puisi-puisi Prof Siti Zainon Ismail.

Helmi Hass

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...