Pria Sukabumi Ini Sulap Pelepah Pisang Jadi Dolar

Pria Sukabumi Ini Sulap Pelepah Pisang Jadi Dolar
Foto: Syahdan Alamsyah

CAKRADUNIA.CO, Sukabumi - Tangan Dagus Subrata (43) terlihat cekatan menganyam serat kering batang pohon pisang. Sesekali dia melihat gambar model yang akan ia jadikan miniatur seperti motor besar, mobil, perahu hingga bentuk lain sesuai keinginan pemesan.

Sebelum dianyam, pelepah batang pisang ia keringkan lebih dahulu. Setelah itu setiap serat ia bentuk seperti tali lalu berlanjut proses penganyaman dan perekatan menggunakan lem khusus.

Setiap pembuatan miniatur anyaman, warga Kampung Kebontarum RT 03 RW 06 Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ini, benar-benar memperhatikan detail, sehingga satu karya bisa menghabiskan waktu selama 3 hari sampai 1 minggu hingga berbulan-bulan.

"Tergantung pesanan, ukuran sampai kerumitan bentuk. Saya memperhatikan setiap detail dari gambar ataupun sketsa, tujuannya untuk memuaskan keinginan pemesan," ungkap Dagus ditemui detikcom di bengkel kerjanya, Minggu (3/11/2019).

Foto: Syahdan Alamsyah

Siapa sangka, pemesan miniatur anyaman batang pisang ini kebanyakan dari luar negeri mulai dari Jepang, Korea, Amerika Latin, Belanda, Inggris, Jerman bahkan hingga ke Afrika. Satu pesanan dihargai 350 sampai 1.250 US dolar (antara Rp 4,9 juta hingga Rp 17,5 juta).

Untuk pasar lokal atau domestik masih didominasi pesanan dari Pemkab Sukabumi. Ia memasang tarif mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 4 juta tergantung kerumitannya. Selama ini konsumen domestik kebanyakan memesan untuk cinderamata.

"Pemasaran di media sosial atau dengan cara preorder secara online selain itu kadang Pemda juga pesan lalu dibawa ke program kunjungan ke berbagai negara," lanjut Dagus.

Foto: Syahdan Alamsyah

Selain itu soal pemasaran Dagus juga banyak dibantu pegiat media sosial My Palabuhanratu yang ikut memperkenalkan karyanya. "Bisa juga pesan ke Instagram @dagussubrata, banyak juga yang penasaran lalu lihat ke Instagram saya," tandas pria yang juga pernah menjadi pengrajin batu akik ini.(dtk.com)

Foto: Syahdan Alamsyah

Komentar

Loading...