Pompa Rusak, Pasokan Air PDAM Tirta Persada di Pante Bidari Terhenti

Pompa Rusak, Pasokan Air PDAM Tirta Persada di Pante Bidari Terhenti
Petugas PDAM Tirta Persada sedang memperbaiki pompa indeks di sumur pengolahan air bersih. Foto/Ist

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk – Akibat Pompa Indeks di sumur pengolahan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Persada cabang Pante Bidari di Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari rusak dan dipenuhi lumpur, sehingga pasokan air untuk pelanggan di sejumlah desa dan kecamatan terhenti.

Khusus untuk Kecamatan Nurussalam, Darul Aman dan Idi Rayeuek karena radius wilayahnya terlalu jauh dari pusat pompa PDAM, sama sekali tidak mendapatkan suplai air bersih.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Persada Cabang Pante Bidari, Iskandar SH yang dihubungi media ini, Rabu (20/1/21) mengatakan penyaluran air sedang terganggu akibat pompa indeks di sumur pengolahan dipenuhi lumpur dari sungai Arakundo hingga mencapai 70 persen.

"Iya benar, saat ini kondisi di sumur pengolahan air bersih dipenuhi lumpur capai 70 persen, sehingga tidak bisa diolah secara maksimal," sebut Iskandar.

Terhentinya sebagian pasokan air ke pelanggan, bukan karena kesengajaan tapi murni akibat kondisi alam sedang meluapnya air sungai Arakundo yang menjadi bahan baku sumur pengolahan air di cabang Pante Bidari.

"Semoga kondisi debit air sungai cepat turun sehingga bisa kita perbaiki sesegera mungkin dan supalai air bersiah ke pelanggan kembali normal. Jika diperlukan penambahan mesin kita akan lakukan untuk mempercepat suplai aiar mengalir kembali ke pelanggan," ungkapnya.

Karena kondisi ini, Iskandar, memohon kepada pelanggan untuk bersabar, faktor alam yang tidak bisa kita hindari. Saat ini petugas PDAM Tirta Persada terus berupaya memperbaiki dan menambah pompa indeks walau dengan sekala kecil untuk bisa tetap menyalurkan air bersih kepada pelanggan 

“Sebagai antisipasi kita juga menggunakan mesin yang kecil, tapi dengan kondisi debit air kecil dan tidak merata mengalir ke sejumlah desa dan kecamatan radius jauh air bersih tidak sampai kesana," tambahnya.

Akibat rusaknya pompa indeks di sumur pengolahan PDAM Tirta Persada cabang Pante Bidari, IKK unit Madat ada tiga gampong yang tidak mengalir air, masing-masing ke Gampong Meunasah Asan, Lueng Sa, dan Lueng Peut.

Di IKK Unit Simpang Ulim ada tiga gampong, Gampong Teupin Mamplan, Bantayan, dan Gampong Blang. Sedangkan IKK unit Kuta Binjei hanya Gampong Ulee Blang yang tidak tersalurkan air.

Sementara Kecamatan Nurussalam, Darul Aman dan Idi Rayeuek karena radius wilayahnya terlalu jauh dari pusat pompo PDAM, maka sama sekali tidak mendapatkan pasokan air bersih.

Rachman

Komentar

Loading...