Polisi Selidiki Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya

Polisi Selidiki Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya

CAKRADUNIA.CO - Kepolisian memastikan akan menyelidiki penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, yang menyebabkan jalan protokol itu putus total dan tidak dapat dilalui kendaraan.

"Kalau penyelidikan (penyebabnya jalan itu amblas), itu pasti," kata Jubir Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, kepada BBC News Indonesia, Rabu (19/12) pagi.

Belum diketahui penyebab amblesnya jalan, tetapi keterangan yang mengutip Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi, seperti dikutip Detikcom, diduga akibat "kesalahan pelaksanaan konstruksi proyek. "

"Ada dugaan kesalahan dalam pelaksanaan konstruksi. Jadi kita besok kita pastikan dengan tenaga ahli dan penanggung jawabnya dari Jakarta," kata Eri Cahyadi kepada detikcom, Rabu (19/12).

Menurutnya, dugaan kesalahan konstruksi itu terkait pembangunan dinding penahan jalan atau retaning wall yang dianggap tidak mampu menahan beban sehingga menyebabkan ambles.

Sementara, Kepala Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kota Surabaya, Chalid Buhari mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab amblesnya jalan tersebut.

"Masih dipelajari, kita tidak mau gegabah. Ada pelaksana di sana, tapi ini masih diduga. Sudah ditangani kepolisian," kata Chalid kepada BBC News Indonesia, Rabu pagi.

Ditanya tentang kemungkinan adanya solusi penimbunan jalan tersebut, Chalid mengatakan: "Hari ini akan diclearkan, dicarikan solusinya."

Ruas Jalan Raya Gubeng, Surabaya, yang merupakan jalan utama Surabaya Timur menuju pusat kota, ambles pada pukul 21.30 WIB, Selasa (18/12) malam, kata kepolisian.

Sejumlah laporan menyebutkan, amblesan itu menimbulkan lubang menganga sepanjang 25 meter, lebar delapan meter dan kedalaman lebih dari 10 meter.

"Ada yang lubangnya antara 15 meter dan 20 meter, dan lubangnya sepanjang antara kantor BNI dan toko Elizabeth," kata Frans Barung

Akibat ambles, jalan protokol tersebut mengalami putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan, demikian laporan media.

Sampai pukul Rabu pagi, para pekerja dilaporkan masih melakukan pemasangan pembatas untuk menutup bagian jalan yang ambles. Warga juga dilarang memasuki lokasi sejak Selasa malam.

"Tadi berdasarkan tim dari pemkot, tanah masih bergerak, jadi masyarakat jangan mendekat," kata Kapolda Jatim Irjen Polisi Luki Hermawan kepada wartawan, Selasa (18/12) malam.

'Polisi konsentrasi pengalihan jalan'

Walaupun memastikan akan menyelidiki penyebabnya, Polda Jatim saat ini akan lebih fokus kepada pengalihan arus lalu lintas akibat amblesnya jalan protokol tersebut.

"Fokus kita pada soal pengalihan kendaraan , karena ini salah-satu jalan protokol menuju pusat kota," kata Frans Barung.

Hal ini dia tekankan karena Jalan Raya Gubeng merupakan jalan protokol yang menghubungkan wilayah Surabaya barat, timur dan selatan, menuju pusat kota.[]

 

Komentar

Loading...