Polda Aceh Diminta Transparan Terkait Kasus Mantan Pejabat & Kerabat Bupati Aceh Jaya

Polda Aceh Diminta Transparan Terkait Kasus Mantan Pejabat & Kerabat Bupati Aceh Jaya
Polisi bersama dua tersangka terkait kasus di Aceh Jaya. Ist

CAKRADUNIA.CO, Calang - Sejumlah pihak di Aceh Jaya meminta Polda Aceh transparan dan terbuka dalam penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan sejumlah mantan pejabat dan pegawai dilingkungan Pemkab Aceh Jaya yang saat ini tengah ditangani oleh Polda Aceh.

Salah satunya kasus yang menimpa mantan Kepala ULP Aceh Jaya ‘M’ yang diduga melakukan dugaan tindak pidana penipuan terhadap rekanan, dimana sebelumnya Polda Aceh pernah mengeluarkan surat DPO terhadap M. Kabar terbaru M sudah tertangkap dan hal itu pernah diakui oleh pihak Polda Aceh.

Namun sampai kini publik belum disuguhkan kebenaran informasi terhadap dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada M yang merupakan mantan pejabat Aceh Jaya yang dikenal akrab dan dekat dengan Bupati Aceh Jaya.

Baru - baru ini publik kembali dihebohkan informasi penangkapan HT, yang diketahui merupakan salah seorang kerabat Bupati Aceh Jaya, kabarnya HT ditangkap oleh pihak Polda Aceh juga terkait dugaan penipuan terhadap rekanan. Dari informasi yang diterima media ini, Kejati Aceh telah mengeluarkan surat perpanjangan penahanan terhadap HT berdasarkan permohonan dari Polda Aceh.

Selain itu, kabar beredar pihak Polda Aceh juga mengeluarkan surat DPO terhadap RS dan T AY. RS merupakan mantan Kadis PUPR Aceh Jaya dan terakhir menjabat Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Jaya. Sementara T AY selain ASN dilingkungan Pemkab Aceh Jaya juga merupakan abang kandung Bupati Aceh Jaya Drs H.T Irfan TB.

Politisi PDA Aceh Jaya, Nasri Saputra mengatakan sangat prihatin. Menurutnya, isu mengenai sejumlah kasus yang menimpa mantan pejabat dan kerabat Bupati Aceh Jaya itu saat ini memang menjadi perhatian publik. Namun, ianya meminta semua pihak untuk mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

"Berikan kesempatan aparat hukum bekerja, kita yakin pihak Polda dan Kejati Aceh profesional. Namun, kita harapkan adanya keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum," ujar Nasri

Terkait disinyalir adanya dugaan tipikor suap - menyuap, Nasri tidak mau berasumsi terlalu jauh.

"Kita tidak mau berasumsi, nanti larinya kemana - mana. Biar penyidik bekerja untuk mengungkapkannya," kata Sekum PDA Aceh Jaya  tegas.[n]

Komentar

Loading...