PNA Minta Dewan Tidak Sahkan KUA & RPPAS APBK 2021 Aceh Jaya

PNA Minta Dewan Tidak Sahkan KUA & RPPAS APBK 2021 Aceh Jaya
Sekjend PNA Aceh Jaya, Tgk. M.Nasir Bin Razali  alias Tgk Acut

CAKRADUNIA.CO, Calang - Menjelang berakhirnya pembahasan KUA dan Rancangan PPAS APBK 2021 Kabupaten Aceh Jaya menjadi sorotan banyak pihak, karena banyak program yang tidak pro rakyat.

Sekjen PNA Aceh Jaya, Tgk. M.Nasir Bin Razali  alias Tgk Acut menegaskan kepada DPRK Aceh Jaya agar tidak mengesahkan KUA dan Rancangan PPAS APBK menjadi plafon anggaran kabupaten sebelum dipastikan bahwa program yang direncanakan betul-betul tepat sasaran.

“Mengingat ekonomi masyarakat selama pandemi covid-19 ini sangat sulit, jangan sampai kondisi Aceh Jaya kedepan menjadi semakin terpuruk dan semraut gara-gara penempatan program pemerintah yang buruk dan tidak pro rakyat,”katanya lantang.

Tgk Acut minta anggota dewan dari PNA terutama unsur pimpinan harus benar-benar jeli.

“Partai mengamanahkan kepada saudara untuk bekerja benar dan serius karena partai tidak akan tinggal diam jika amanah rakyat telah memilih PNA disia-siakan,”ungkap Tgk Acut mengingat anggota Fraksi PNA.

Hal senada juga disampaikan Ketua Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Jaya Safriantoni (Pang Toni), karena Partai Aceh ikut bertanggungjawab jika pembangunan Aceh Jaya ke depan tidak maksimal mengingat parlemen Aceh Jaya dominan diisi anggota dewan dari PA.

Ketua PA Aceh Jaya Safriantoni alias Pang Toni

Pang Toni mengharapkan kepada seluruh kader partai yang ada di legislatif dapat bekerja maksimal dalam melaksanakan 3 tugas pokok, bidang anggaran, legislasi dan pengawasan.

“Pimpinan dan anggota DPRK harus kompak membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat banyak bukan membela kepentingan pemerintah yang tidak pro rakyat. Anggota dewan bertanggungjawab pada partai dan kepada rakyat  yang telah memilihnya. Kami ingatkan jangan sekali-kali menghianati kepercayaan rakyat,” ungkap Pang Toni tegas.

Secara terpisah Ketua Partai Damai Aceh (PDA) Aceh Jaya Tgk. Insafuddin Ismail mengapresiasi langkah yang diambil kedua pimpinan partai perolehan kursi dan suara terbanyak di kabupaten Aceh Jaya itu (PA dan PNA).

“Mengingat Aceh Jaya merupakan kabupaten hasil pemekaran yang harus bekerja cepat dan tepat untuk menjadi kabupaten yang mandiri, dapat bersaing dengan kabupaten-kabupaten lain di bidang pembangunan, pendidikan, ekonomi, dll,”katanya.

Menurut Tgk Insafuddin, penempatan program pemerintah yang tepat sasaran dan tepat guna tentu sangat berpengaruh pada tujuan dimaksud. Insafuddin berharap fraksi-fraksi yang ada di DPRK dapat bersinergi dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai anggota DPRK.

“PDA yang memiliki 2 kursi di parlemen Aceh Jaya, tentunya harus berkontribusi untuk pembangunan Calang lebih baik kedepan,”tutupnya. [df]

Komentar

Loading...