Pimpinan Dewan: Fitriadilanta Belum Tersangka Kasus Penyebaran Video Insiden Pendopo Aceh Barat

Pimpinan Dewan: Fitriadilanta Belum Tersangka Kasus Penyebaran Video Insiden Pendopo Aceh Barat
Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh- Pimpinan DPRK Aceh Barat menyatakan tidak benar Ketua Umum Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) Fitriadilanta telah ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana diberitakan media www.aceh.antaranews.com 25 April lalu, terkait kasus penyebaran video pemukulan Teungku Janggot oleh Bupati Ramli di pendopo Aceh Barat Februari lalu.

Menurut pimpinan DPRK Aceh Barat Ramli, SE bersama H. Kamaruddin, SE dijumpai media usai pertemuan dengan Kapolres Aceh Barat, Senin (18/5/20) bahwa sampai saat ini Fitriadilanta belum tersangka UU ITE dengan ancaman pidana 4 tahun sebagaimana disampaikan ke media oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Iptu Muhammad Israldi, 25 April lalu. 

"Fitriadilanta belum tersangka, kami tidak mungkin mendahului kasus pemukulan yang ditangani Polda Aceh, insiden pendopo saja belum ada tersangka mana mungkin didahulukan kasus lain yang ada kaitan dengannya," kata Ramli, SE mengutip pernyataan Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, SIK dibenarkan Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, H Kamaruddin.

Baca juga: Tim Advokaksi F-KMBSA Lapor Ada Indikasi Kriminalisasi Fitriadilanta ke Dewan

Pimpinan DPRK Aceh Barat mengatakan pertemuan dengan kapolres diruang kerjanya sambil silaturrahmi dan mendiskusikan sejumlah persoalan daerah. Hadir Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi.

“Dalam dialog tersebut terungkap bahwa kasus penyebaran video pemukulan warga di pendopo bupati pelakunya yang dilaporkan berinisial FL belum jadi tersangka,” kata Ramli berulang-ulang. 

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, H Kamaruddin SE

Sementara cakradunia.co mengkonfirmasi Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, SIK melalui pesan whatsapp, Senin (18/5/20) terkait pernyataan dirinya pada pimpinan DPRK setempat, Kapolres membalas pesan secara singkat.

" Saya cek dulu pak," katanya

Sampai berita ini diturunkan, tidak ada lagi informasi dari Kapolres Aceh Barat, ditanya bagaimana kejelasannya Pak Kapolres? Tidak ada jawaban, namun pesan whatsapp dibacanya. 

Kemudian pewarta menghubungi Kasubbag Humas Polres Aceh Barat, AKP Usman A Yani meminta komfirmasi tentang berita dari pimpinan DPRK, secara singkat dirinya mengatakan.

"Kalau kapolres sudah katakan belum tersangka, ya belum berarti," ujarnya di hujung handphonenya. 

Ketua Tim Advokasi Fitriadilanta Azhari, S. Pd. I. M. Ag  ditempat terpisah membenarkan informasi dari pimpinan DPRK bahwa kapolres mengatakan terlapor belum tersangka, jika pernyataan tersebut tidak benar silahkan ditanyakan kembali kepada pimpinan dewan. 

“Kita mengharapkan ada kejelasan dari kapolres tentang status Fitriadilanta, karena sebelumnya kasat reskrim telah menyatakan terlapor sebagai tersangka dengan ancaman 4 tahun penjara. Jadi, semua harus terbuka dan kalau penyebaran video ada tersangka bagaimana dengan pemukulan warga di pendopo,” tanya Azhar tegas. 

Fitriadilanta

iklan sesama guru mari berbagi

Komentar

Loading...