Breaking News

Perkuat Kontrak Kerja Sama, BPMA Minta Kontraktor KKS Aceh Berkantor di Daerah

Perkuat Kontrak Kerja Sama, BPMA Minta Kontraktor KKS Aceh Berkantor di Daerah
Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Radhi Darmansyah.Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh –  Badan Pengelola Migas Aceh ( BPMA) meminta semua kontraktor KKS Aceh supaya berkantor di daerah Aceh. Karena, BPMA saat ini sudah hadir di Aceh untuk membantu kelancaran operasional kontraktor KKS.

Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Radhi Darmansyah mengatakan, dengan adanya pusat administrasi, pengontrolan dan pengelolaan migas di Aceh, maka kerja sama yang dilakukan lebih mudah dan lancar.

Saat ini BPMA sedang  menawarkan wilayah kerja migas di wilayah kerja Aceh kepada BUMD, perusahaan nasional dan asing dengan mengutamakan penawaran lebih dahulu kepada BUMD. Kemudian, BPMA juga mengajak BUMA (Badan Usaha Milik Aceh) agar bergegas cepat mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam Participating Interest (PI) dari setiap KKS operaror wilayah kerja yang beroperasi di Aceh.

” Ini penting dilakukan karena hasil dari PI tersebut akan membantu meningkatkan perekonomian di Aceh secara jangka panjang,” kata Radhi dalam keterangan yang diterima CAKRADUNIA.CO,  Sabtu 12 Januari 2019.

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan Pemerintah Aceh saat ini, sedang melakukan negoisasi terkait hak kelola migas Aceh di atas 10 persen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015 tentang Badan Pengelola Sumber Daya Alam Migas di Aceh, yang mana dalam aturan tersebut disebutkan, kontraktor wajib menawarkan PI (Participating Interest) paling sedikit 10 Persen kepada Badan Usaha Milik Aceh.

Selain itu, BPMA saat ini, sebut Radhi, juga masih menunggu persetujuan dari Kementerian ESDM untuk Plan of Development (POD) Blok Peusangan B dengan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yaitu Zaratex NV Untuk peningkatan produksi dan pengembangan lapangan. Setelah adanya persetujuan dari kementerian ESDM maka selanjutnya Zaratex NV akan melakukan pemboran eksplorasi di lepas pantai Lhokseumawe.

Sementara itu, biaya Operasional BPMA masih dalam pembahasan lebih lanjut, salah satunya terkait perpanjangan kontrak baru PHE yang diberikan mulai dari Oktober 2018 sampai April 2019.

“Salah satunya yang dibahas mengenai hak kelola untuk daerah. BPMA masih membahas hal tersebut dengan operator baru Blok NSB yakni Pertamina Hulu Energi,”kata Radhi.

Sesuai amanat Undang-undang UU No. 11 tahun 2006 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh bagian kedua pasal 13 BPMA terus melakukan tugas pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kegiatan usaha hulu yaitu dengan melakukan negosiasi dan pembuatan perjanjian kerja sama.

Selanjutnya, melakukan penandatanganan kontrak kerja sama, mengkaji rencana pengembangan lapangan, menyampaikan hasil kajian mengenai rencana pengembangan lapangan yang pertama kali akan diproduksikan dalam suatu wilayah kerja yang telah mendapat persetujuan Gubernur kepada Menteri.

Kemudian, kata Radhi, memberikan persetujuan rencana pengembangan lapangan selanjutnya, memberikan persetujuan rencana kerja dan anggaran, melaksanakan monitoring dan melaporkan pelaksanaan Kontrak Kerja Sama kepada Menteri dan Gubernur Aceh.

Merekomendasikan penjual Minyak Bumi dan Gas Bumi dari pengelolaan bersama, yang telah mendapat persetujuan Gubernur kepada Menteri, yang dapat memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi negara.

Memperhatikan perkiraan cadangan dan produksi Minyak dan Gas Bumi serta proses eksploitasi minyak dan gas bumi. Perkiraan penerimaan Negara dari minyak dan gas bumi.

Mendorong penggunaan tenaga lokal dan penggunaan barang dan jasa produksi Aceh. Memastikan keselamatan dan kesehatan kerja, pengelolaan lingkungan hidup, dan pengembangan lingkungan dan masyakat aceh. Pengawasan dan pemantauan terhadap laporan produksi Minyak dan Gas Bumi sesuai denga isi daya alam Minyak dan Gas.

Syukran Jazila

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...