Pengacara Tgk Janggot Apresiasi Polda Aceh, Minta Bupati Ramli MS Ditahan

Pengacara Tgk Janggot Apresiasi Polda Aceh, Minta Bupati Ramli MS Ditahan
Zulkifli SH, Jubir Pengacara Tgk Janggot: Kami Apresiasi Polda Aceh minta Bupati Ramli MS ditahan.

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Pengacara Zahidin alias Tengku Janggot mengapresiasi kinerja Polda Aceh atas pemanggilan Bupati Aceh Barat Ramli MS dalam kasus pemukulan Ustad Zahidin alias Tengku Janggot di pendopo bupati, 18 Pebruari 2020 lalu.

Selama menunggu proses hukum di Polda Aceh sempat perang ‘urat syarat’ antara kedua kubu di media sosial dan di media massa kapan Bupati Ramli MS dipanggil Polda Aceh atas kasus yang sempat menghebohkan warga Aceh.

“Kini, kami sedikit lega setelah ada kepastian dari Polda Aceh bahwa Bupati Ramli MS telah dipanggil dalam kasus tersebut,”kata Zulkifli SH, jubir pengacara Tgk Janggot dari Kantor Hukum ARZ & Rekan secara tertulis kepada media ini, Senin (12/10).

Adapun pemanggilan Bupati Aceh Barat tersebut berdasarkan Surat Panggilan Nomor : SP.Gil / 788 / X / RES. 1. 6. / 2020 / SUBDIT I Resum, tanggal 06 Oktober 2020, telah melakukan Pemanggilan Kepada H. Ramli MS, Jenis Kelamin Laki - Laki, Pekerjaan /Jabatan Bupati Aceh Barta,  Alamat Pendopo Bupati Aceh Barat, dengan Status Panggilang Sebagai Saksi.

“Kami Tim Kuasa Hukum Tgk Janggot mengapresiasi Kerja Polda Aceh serta minta untuk segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan setelah pengambilan keterangan Bupati Ramli MS sebagai saksi dengan alasan bahwa berpotensi mengulangi perbuatannga, menghilangkan barang bukti serta tindakan lain yang merugikan klien kami,”urai Zulkifli.

Menurut Zulkifli, berdasarkan SP2HP Polda Aceh beberapa waktu yang lalu dan Penyampaian Penyidik Kepada TIM Kuasa Hukum Tgk Janggo, berdasarkan Surat Tanda Terima dari Mensesneg terkait dengan izin pemeriksaan tertanggal 4 Agustus 2020 lalu, maka sesuai UUPA Pasal 55 semejak diterima terhitung 60 hari tidak diterbitkan izin oleh presiden, maka Bupati atau Wali Kota sudah dapat dipanggil dimintai keterangan bahkan penetapan tersangka sekalipun.

“Bila merujuk pada UUPA Pasal 55 terrsebut tanggal 4 Oktober 2020, Bupati Aceh Barat Ramli MS telah wajib dipanggil oleh Penyidik Polda Aceh untuk diperiksa,”tutupnya.[re]

Komentar

Loading...