Breaking News

Peneliti Temukan Tiga Gejala Baru Terinfeksi Covid-19

Peneliti Temukan Tiga Gejala Baru Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi batuk gejala Covid-19 (Shutterstock)

CAKRADUNIA.CO – Para peneliti terus berusahan untuk menemukan obat dan vaksin Covid-19 terus dilakukan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Banyak peneliti, dokter, dan perusahaan berlomba-lomba mencari vaksinnya.

Belum lama ini para peneliti di Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika ternyata menemukan ada 3 gejala baru Covid-19. Gejala-gejala baru tersebut memang belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Tiga gejala baru tersebut antara lain hidung mampet dan berair, mual atau muntah, dan diare. Hidung tersumbat mungkin disebabkan pembengkakan rongga hidung. Lalu mual atau muntah mungkin disebabkan peningkatan drainase dari tetesan postnasal ke perut. Sedangkan diare mungkin dampak virus corona di saluran pencernaan.

Jadi, tiga gejala baru ini menjadi bagian dari gejala lain yang sudah disahkan oleh CD antara lain demam, batuk, sesak napas, kelelahan, nyeri pada otot, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, dan sakit tenggorokan.

"Namun sejatinya 3 gejala baru ini belum mencakup semua gejala yang mungkin saja terjadi. Oleh karena itu hingga saat ini CDC masih terus memperbarui daftar gejala terinfeksi Covid019," laporan CDC seperti dikutip New York Post.

Sebelumnya, perubahan dilakukan CDC pada April lalu. Perubahan kala itu menambahkan 6 gejala Covid-19 baru, seperti menggigil, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan hilangnya rasa atau bau.

Seperti diketahui, saat pertama kali pandemi Covid-19 muncul, gejala-gejala yang ditetapkan antara lain batuk, demam, dan sesak napas. Kemudian, berjalannya waktu, kini gejala pasti Covid-19 terus bertambah dan seperti yang dilaporkan CDC, akan terus bertambah sejalannya penelitian yang masih terus berlanjut.

Tanda-tanda penderita Covid-19 kritis?

Gejala ini meliputi susah bernapas, nyeri atau tekanan yang menetap di dada, kebingungan, ketidakmampuan tubuh untuk beristirahat dengan baik, dan bibir atau wajah kebiruan.

"Jika seseorang sudah mengalami fase ini, maka harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat," terang CDC.[okz]

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...