Pasien Reaktif Nagan Raya Meninggal, Puskesmas Alue Bilie Tutup

Pasien Reaktif Nagan Raya Meninggal, Puskesmas Alue Bilie Tutup
Pelayanan medis di Puskesmas Alue Bilie, Nagan Raya untuk sementara waktu ditutup hingga Selasa, (3/8) mendatang. Ist

CAKRADUNIA.CO, Suka Makmue  - Pasien reaktif hasil rapid test Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya berjenis laki-laki T (75) meninggal dunia, Jumat (31/7/2020) subuh sekira pukul 05.30 WIB.

Warga Kecamaran Darul Makmur ini dirawat sejak Selasa sore lalu, namun hingga Jumat (31/7/2020) hasil swab terhadap dirinya belum keluar.

Meski belum ada hasil swab, petugas gugus tugas Pemkab Nagan Raya akan menguburkan jenazah T mengikuti protokol kesehatan.

Koordinator Dokter Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Nagan Raya, dr Edi Hidayat SpPD membenarkan, seorang pasien reaktif berinisial T meninggal dunia dalam perawatan di RSUD SIM.

"Pasien reaktif T meninggal dunia, jenazahnya akan dikebumikan melalui protokol kesehatan," katanya.

Sebagaimana diketahui, jumlah kasus reaktif berdasarkan rapid test Covid-19 di Nagan Raya bertambah. Sebelumnya ada dua orang merupakan pasangan suami istri,  kini bertambah menjadi empat orang.

Ke-empat warga tersebut, kini sedang dirawat dan diisolasi di ruang khusus RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya.

Kemudian bertambah seorang  lagi juga dirawat di ruang isolasi RSUD, karena mengalami gejala sakit mirip Covid-19 yang juga keluarga dari yang reaktif tersebut.

Lima orang yang diambil swab, empat reaktif dan seorang nonreaktif, masing-masing; berinisial T (75) dan K (75) pasangan suami istri dan tiga lainnya perempuan D (22), D (16) dan P (62) mereka adalah keluarga.

Akibat ada pasien yang reaktif, Puskesmas Alue Bilie, Nagan Raya, Kamis (30/7/2020) sore pelayanan medis sementara ditutup hingga empat hari kedepan, karena pernah merawat empat pasien yang reaktif hasil rapid test.

Puskesmas Alue Bilie direncanakan akan dibuka kembali, Selasa 3 Agustus mendatang, untuk itu pihak puskesmas memasang papan pengumuman yang ditempatkan di depan pintu masuk.

Informasi tambahan Plt Kepala Puskesmas (Kapus) Alue Bilie, Hardiansyah SKep Ners juga ditempelkan di papan pengumuman.

Menurut Hardiansyah untuk sementara pelayanan Puskesmas hingga selasa mendatang ditutup dengan sejumlah pertimbangan.

"Iya untuk sementara setelah ada empat pasein reaktif pelayanan medis selama empat hari kami tutup. Langkah ini sudah dikoordnasi dengan Dinkes Nagan Raya," katanya.

Pertimbangan lain diantara hasil rekomendasi dokter spesialis paru, sehingga butuh isolasi mandiri petugas medis sambil menunggu hasil swab pasien di RSUD SIM keluar.

Selain itu dari Jumat hingga Senin yang dibuka juga hanya sistem piket, sehingga diputuskan ditutup sementara, karena ada libur Idul Adha dan libur tanggal merah serta cuti bersama. Saat ini pasien rawat inap di Puskesmas Alue Bilie sedang kosong.

"Selama penutupan akan dilakukan disinfektan di Puskesmas untuk memutus mata rantai Covid-19," kata Hardiansyah.

Untuk sementara, selama penutupan Puskesmas Alue Bilie, warga dapat berobat ke Puskesmas terdekat, karena di Kecamatan Darul Makmur ada tiga puskesmas, dua puskesmas lain masing-masing Puskesmas Suka Mulya dan Puskesmas Alue Rambot.

Sedangkan petugas kesehatan, kata Hardiansyah, pada Rabu lalu sudah dilakukan rapid test dan hasilnya semua nonreaktif. (si)

Komentar

Loading...