Pasca Banjir Ujian Ditunda, Guru & Pelajar Bersihkan Sekolah

Pasca Banjir Ujian Ditunda, Guru & Pelajar Bersihkan Sekolah
Kepala Sekolah MI Kemuning Julok, Aceh Timur, Mardiana Ama bersama guru saat membersihkan ruangan kerja pasca banjir, Senin (7/11/20). Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Pasca banir yang melanda Aceh Timur tiga hari lalu, proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kemuning Julok di Gampong Kemuning, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Senin (7/12/2020) harus ditunda, karena harus mereka gotong royong membersihkan ruang guru dan kelas setelah dua hari Jumat dan Sabtu (4-5/11) terendam ketinggian hingga mencapai 70 cm.

Pantauan cakradunia.co komplek sekolah yang bersisian dengan sungai sekitar 30 meter, memang sangat rawan tergenang bila hujan deras melanda daerah tersebut, hingga kini cuaca di kecamatan Julok masih mendung. Kepala sekolah, dewan guru, pelajar hingga penjaga sekolah tampak sibuk membersihkan area sekolah, mulai dari halaman hingga ruang masing-masing.

Selain itu, dewan guru bersama kepala sekolah juga membersihkan ruangan guru, perpustakaan banyak buku-buku yang ikut terendam banjir.

“Sebenarnya, hari ini kami melaksanakan ujian semester ganjil. Namun, selama dua hari banjir kami harus menunda untuk membersihkan ruangan,” ujar Kepala Sekolah MI Kemuning Julok, Mardiana Ama.Pd. SD., S.Pd.I kepada media ini saat ditemui di lokasi dan kondisi sekolahnya telah dilaporkan ke Kemenag Aceh Timur.

“Hari Jumat sudah banjir sekali tinggi air sekitar 30 cm , jadi rencananya Sabtu kami bersihkan. Tapi, Sabtu malah ketinggian air lebih tinggi lagi hingga 70 cm. Sedangkan hari Minggu kami tidak sempat karena membersihkan rumah masing-masing yang ikut terendam banjir juga,” katanya.

Menurut Mardiana, bila tidak terjadi hujan lebat dan air sungai surut, mungkin hari, Rabu ujian akan dilanjutkan.

Rachman

Komentar

Loading...