Palsukan Tanda Tangan Usman, Keuchik Pante Raja Dilaporkan ke Polres Abdya

Palsukan Tanda Tangan Usman, Keuchik Pante Raja Dilaporkan ke Polres Abdya
Usai melaporkan, Usman memperlihtkan kertas pengaduannya didampingi penasehat hukum YLBH AKA, Riki Yuniagara, S.H.I., M.H., Pujiaman, S.H. dan Iswandi, S.H.

CAKRADUNIA.CO, Blang Pidie – Usman warga Gampong Pante Raja Kecamatan Manggeng Aceh Barat Daya melaporkan oknum keuchik setempat atas pemalsuan tangan tangannya kepada Polres Aceh Barat Daya, Rabu (24/6/20).

Ketika membuat laporan ke Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Usman didampingi oleh advokat Publik YLBH AKA (Pusat) Riki Yuniagara, S.H.I., M.H., Pujiaman, S.H. dan Iswandi, S.H. Pengaduan diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Barat Daya Rabu (24/6/2020).

“Pemalsuan tanda tangan tersebut, terdapat dalam laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapat dan Belanja Gampong tahun 2017. Dimana, Usman (36 tahun) selaku masyarakat Gampong Pante Raja merasa dirugikan tanda tangannya sebagai pekerja pembuat Pagar Mesjid dalam laporan pertanggungjawaban tersebut,”urai Riki Yuniagara

Menurut Riki Yuniagara kepada cakradunia.co, Usman, tidak pernah menandatangani laporan tersebut dan ia tidak pernah membuat pagar Mesjid yang dimaksud dalam laporan pertanggungjawaban dana gampong tersebut.

Tindak pidana Pemalsuan tanda tangan ini berdasarkan yang dilaporkan berdasarkan Pasal 263 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

“Usman merupakan salah satu dari beberapa korban yang membuat laporan pengaduan sedangkan korban yang lainnya akan menyusul membuat laporan pengaduan dan YLBH AKA siap mendampingi bila ada pellapor tambahan terkait pemalsuan tanda tangan ini,”katanya. (re)

iklan Flayer Gub10
Iklan Ducita Habib Qudrat - Golkar
Iklan Covid-19 Gub.1

Komentar

Loading...