Open Grass Track Pokir Anggota DPRA, Tanpa Izin & Langgar Protkes

Open Grass Track Pokir Anggota DPRA, Tanpa Izin & Langgar Protkes
Para penonton Open Grass Track berkerumun tanpa masker. Di sirkuit buatan Gampong Gajah Mentah, Sungai Raya, Aceh Timur Ist

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayuek- Open Grass Track yang dilepas langsung oleh Anggota DPRA Partai Demokrat Muhammat Yunus (Banta), mewakili Ketua IMI Aceh Adnan Yacob Oden dan Muksalmina perwakilan dari Pemprov Aceh, terdapat banyak kejanggalan seperti, tidak adanya pihak keamanan di lokasi sirkuit dan melanggar protokol kesehatan.

Kegiatan Grasstrack diduga menggunakan anggaran pokir anggota DPRA itu, yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (27-28/3/2021) di sirkuit buatan Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, yang berada dalam wilayah hukum Polres Kota Langsa ini tanpa izin keramaian.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Kapolres Kota Langsa, AKBP Agung Kanigoro menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin untuk digelarnya kegiatan open grass track tersebut.

“Kami tidak pernah memberikan izin terkait dengan kegiatan tersebut bang,” balasan singkat Kapolres via pesan WhatsApp yang di terima cakradunia.co, Jumat, (2/4/2021)

Kejanggalan lain menurut pantauan media ini, banyaknya penonton tanpa mengikuti protokol kesehatan seperti dikerumuni oleh penonton tanpa menggunakan masker, serta panitia yang sebelumnya telah menyiapkan dua unit hadiah sepeda motor merek Revo bagi pemenang. Namun, yang diserahkan hanya satu unit.

Penonton berkerumunan saat rider melajukan kendaraan di sirkuit

Alfarabi selaku Even Organizer (EO) saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa kegiatan open Grasstrack tersebut memang tidak ada memilik izin. Namun, pihaknya telah memberikan surat pemberitahuan terhadap pihak Polres.

“Memang kita tidak dapat izinnya untuk kegiatan ini, tapi kita sudah menyurati surat pemberitahuan ke Polres bang. Selain itu, kita juga melakukan event ini dengan mematuhi prokes seperti jaga jarak dan memakai masker serta tanpa penonton,” ujar Alfa.

Lebih Lanjut, menurut keterangan Al-Farabi, hadiah sepeda motor hanya diberikan satu unit kepada pemenang.

"Sebab para peserta (Raider) jumlahnya sedikit. Jadi sisa satu unit sepeda motornya kita bekukan bang” ujar Alfa

Sampai berita ini di muat pihak Pemerintah Aceh dan anggota DPRA yang hadir saat acara berlangsung belum dapat di konfirmasi, diduga kuat kegiatan itu adalah usulan pokok pikiran (pokir) milik anggota DPRA tersebut.

Rachman

Komentar

Loading...