Muktamar PPP Batal di Makassar, Dirubah Secara Virtual dan Zonasi

Muktamar PPP Batal di Makassar, Dirubah Secara Virtual dan Zonasi
Sekjend DPP PPP Arsul Sani/ Foto/JPNN/Ricardo/

CAKRADUNIA.CO, Jakarta - Muktamar ke-IX PPP yang semula direncanakan akan dipusatkan di Makassar 18-21 Desember 2020 mendatang gagal, kemudian dirubah dilakukan secara virtual dan zonasi.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani kepada media secara tertulis, Sabtu (5/12/20). Kondisi ini ditempuh berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang masih meningkat di tanah air.

"Muktamar IX PPP yang awalnya akan digelar di Makassar, namun berdasarkan masukan dari kader PPP di seluruh daerah, maka tempat Muktamar akan digelar secara virtual dan zonasi," kata Arsul Sani.

Menurut Arsul, telah diputuskan ada sembilan zonasi yang akan menjadi titik pelaksanaan tempat Muktamar ke IX ini. Masing-masing Makassar, Manado, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Balikpapan, Bogor dan Serang.

Kota yang menjadi zona penyelenggaraan Muktamar juga akan diberi sejumlah persyaratan. Misalnya, jumlah maksimal muktamirin atau peserta muktamar yang hadir tidak boleh lebih dari 200 orang.

"Para peserta harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama acara berlangsung. Nantinya seluruh muktamirin wajib menunjukkan hasil swab yang negatif,"katanya.

Keputusan ini, kata Arsul Sani, diambil dalam Rapimnas V PPP yang dihadiri Plt Ketum DPP PPP Suharso Monoarfa, Ketua Steering Committee (SC) Muktamar IX Ermalena, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar IX Amir Uskara, jajaran pengurus DPP serta Ketua DPW seluruh Indonesia yang digelar secara fisik dan virtual, Jumat (4/12/20).[cn]

Komentar

Loading...