MPU Aceh Bolehkan Warga Shalat Tarawih di Masjid Daerah Bebas Corona

MPU Aceh Bolehkan Warga Shalat Tarawih di Masjid Daerah Bebas Corona
Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Menjelang bulan suci Ramadhan, Jumat (24/4/20) mendatang, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan tausiah cara pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19.

Dalam tausiah itu, ada 13 poin yang disampaikan, salah satunya membolehkan masyarakat melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah di masjid atau mushala selama Ramadhan.

Tausiah tertanggal 21 April 2020 itu untuk menjawab kegelisahan masyarakat tentang pelaksanaan ibadah tarawih di tengah wabah corona, karena sebelumnya, Menteri Agama mengimbau umat muslim agar meniadakan shalat tarawih di masjid dengan pertimbangan saat ini negara sedang darurat wabah penyakit.

Tausiah tersebut ditandatangani Ketua MPU Aceh Tgk HM Daud Zamzamy bersama tiga wakil ketua yaitu Tgk H Faisal Ali, Dr Tgk H Muhibbuththabary MAg , dan Tgk H Hasbi Albayuni.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali yang dihubungi, Selasa (21/4/2020) menjelaskan, shalat tarawih berjamaah di masjid atau mushala hanya dibolehkan bagi daerah yang terkendali dari penularan wabah Covid-19.

Dalam salah satu poin, diminta kepada setiap komponen masyarakat yang berdomisili di kawasan yang kondisi penularan wabah penyakit Covid-19 masih terkendali, maka pelaksanaan ibadah shalat fardhu, tarawih, witir dan shalat hari raya (shalat ‘Id) dapat dilaksanakan di masjid dan meunasah dengan membatasi waktu pelaksanaannya.

Sementara bagi daerah yang berstatus zona merah, diminta agar tidak menyelenggarakan semua aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak.

Terkait dengan penetapan status daerah aman atau tidak, jelas Tgk Faisal menjadi kewenangan Pemerintah Aceh.

"Status daerah, kami minta pemerintah untuk menetapkan kawasan penularan pandemi Covid-19 sesuai dengan tingkatkannya dan klasifikasi daruratnya (terkendali atau tidak terkendali)," katanya.

Sedangkan terkait pelaksanaan ibadah lain seperti menunaikan zakat, infaq dan shadaqah tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya, guna optimalisasi kepedulian dan perhatian terhadap duafa/fakir miskin yang berdampak penularan wabah penyakit Covid-19.

Tgk Faisal mengharapkan warga memahi tausiah yang disampaikan MPU Aceh, sehingga warga bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman selama puasa dan lebaran nanti. (SI)

Komentar

Loading...